Taliban Dituduh Bantai 40 Warga Sipil Afghanistan sebagai Balas Dendam
Selasa, 03 Agustus 2021 - 07:36 WIB
loading...
A
A
A
Namun, kelompok Taliban lagi-lagi membantah tuduhan yang menyudutkan mereka. Suhail Shaheen, seorang anggota tim perunding Taliban yang berbasis di Doha, mengatakan kepada kantor berita Reuters, Selasa (3/8/2021), bahwa tweet yang berisi tuduhan itu adalah "laporan tidak berdasar".
Baca juga: Pasukan Khusus Afghanistan Bantai 38 Taliban yang Hendak Serbu Penjara
Pasukan pemerintah Afghanistan sedang memerangi gerilyawan Taliban untuk menguasai ibu kota Provinsi Helmand selatan setelah serangan akhir pekan di pusat kota dalam eskalasi besar.
Pertempuran berkecamuk di Lashkar Gah, di mana Taliban melancarkan serangan terkoordinasi di pusat kota hanya beberapa jam setelah pemerintah mengumumkan pengerahan ratusan pasukan khusus ke daerah itu.
Milisi Taliban juga melanjutkan serangan terhadap setidaknya dua ibu kota provinsi lainnya—Kandahar, juga di selatan, dan Herat di Afghanistan barat—setelah akhir pekan pertempuran sengit yang membuat ribuan warga sipil melarikan diri dari kekerasan.
"Alasan untuk situasi kami saat ini adalah bahwa keputusan [tentang penarikan pasukan AS] diambil secara tiba-tiba," kata Presiden Ghani pada sesi gabungan Parlemen Afghanistan pada 2 Agustus.
Dia mengaku telah memperingatkan Washington tentang "konsekuensi" seperti itu.
Namun dia mengatakan pemerintahnya memiliki rencana untuk mengendalikan kondisi dalam waktu enam bulan dan bahwa Amerika Serikat mendukung skema tersebut.
Pertempuran telah meningkat sejak awal Mei di tengah percepatan penarikan pasukan AS yang dijadwalkan akan selesai pada akhir Agustus dan kebuntuan yang sedang berlangsung dalam pembicaraan intra-Afghanistan antara Kabul dan Taliban.
Militan Taliban telah merebut puluhan distrik dan daerah perbatasan ketika pasukan pemerintah mengatakan mereka memfokuskan upaya mereka di daerah yang lebih padat penduduknya.
Provinsi Helmand adalah salah satu titik fokus utama dari memudarnya kampanye militer AS dan Inggris di Afghanistan.
Baca juga: Pasukan Khusus Afghanistan Bantai 38 Taliban yang Hendak Serbu Penjara
Pasukan pemerintah Afghanistan sedang memerangi gerilyawan Taliban untuk menguasai ibu kota Provinsi Helmand selatan setelah serangan akhir pekan di pusat kota dalam eskalasi besar.
Pertempuran berkecamuk di Lashkar Gah, di mana Taliban melancarkan serangan terkoordinasi di pusat kota hanya beberapa jam setelah pemerintah mengumumkan pengerahan ratusan pasukan khusus ke daerah itu.
Milisi Taliban juga melanjutkan serangan terhadap setidaknya dua ibu kota provinsi lainnya—Kandahar, juga di selatan, dan Herat di Afghanistan barat—setelah akhir pekan pertempuran sengit yang membuat ribuan warga sipil melarikan diri dari kekerasan.
"Alasan untuk situasi kami saat ini adalah bahwa keputusan [tentang penarikan pasukan AS] diambil secara tiba-tiba," kata Presiden Ghani pada sesi gabungan Parlemen Afghanistan pada 2 Agustus.
Dia mengaku telah memperingatkan Washington tentang "konsekuensi" seperti itu.
Namun dia mengatakan pemerintahnya memiliki rencana untuk mengendalikan kondisi dalam waktu enam bulan dan bahwa Amerika Serikat mendukung skema tersebut.
Pertempuran telah meningkat sejak awal Mei di tengah percepatan penarikan pasukan AS yang dijadwalkan akan selesai pada akhir Agustus dan kebuntuan yang sedang berlangsung dalam pembicaraan intra-Afghanistan antara Kabul dan Taliban.
Militan Taliban telah merebut puluhan distrik dan daerah perbatasan ketika pasukan pemerintah mengatakan mereka memfokuskan upaya mereka di daerah yang lebih padat penduduknya.
Provinsi Helmand adalah salah satu titik fokus utama dari memudarnya kampanye militer AS dan Inggris di Afghanistan.
Lihat Juga :