Taliban Dituduh Bantai 40 Warga Sipil Afghanistan sebagai Balas Dendam

Selasa, 03 Agustus 2021 - 07:36 WIB
loading...
Taliban Dituduh Bantai...
Orang-orang konvoi kendaraan dengan memegang bendera Taliban di dekat titik persimpangan Gerbang Persahabatan di kota Chaman, perbatasan Pakistan-Afghanistan. Foto/REUTERS/Abdul Khaliq Achakzai
A A A
KABUL - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Inggris menuduh kelompok Taliban telah membantai sekitar 40warga sipil Afghanistan sebagai balas dendam ketika mereka merebut kota selatan Spin Boldak pada Juli.

Washington dan London menduga kelompok tersebut telah melakukan kejahatan perang.

Baca juga: Perang Taliban di Afghanistan: Bom Jatuh Saban Menit, Mayat-mayat di Jalan

Tuduhan ini muncul ketika Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menyalahkan keputusan penarikan pasukan Amerika dan sekutunya secara tiba-tiba yang berimbas meningkatnya ketidakamanan di negara itu.

Washington juga telah membuka pintunya bagi lebih banyak warga Afghanistan yang berisiko jadi target balas dendam Taliban karena pernah bekerja untuk AS atau entitas yang didanai Amerika.

"Di Spin Boldak, Kandahar, Taliban membantai puluhan warga sipil dalam pembunuhan balas dendam," bunyi tweet Kedutaan AS dan Inggris di Kabul secara terpisah pada 2 Agustus.

"Pembunuhan ini bisa merupakan kejahatan perang; mereka harus diselidiki dan para milisi atau komandan Taliban yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban."

Tweet tersebut mengutip sebuah laporan baru oleh Komisi Hak Asasi Manusia Independen Afghanistan yang mendokumentasikan kekejaman yang dilakukan oleh kelompok Taliban ketika merebut Spin Boldak, wilayah di dekat perbatasan Pakistan.

“Setelah mengambil alih distrik Spin Boldak, Taliban mengejar dan mengidentifikasi pejabat pemerintah dulu dan sekarang dan membunuh orang-orang yang tidak memiliki peran tempur dalam konflik tersebut,” kata komisi tersebut, seraya menambahkan setidaknya 40 orang telah dibantai oleh Taliban.

Kedutaan Amerika dan Inggris mengatakan bahwa kepemimpinan Taliban harus bertanggung jawab atas kejahatan para milisinya.

“Jika Anda tidak dapat mengendalikan milisi Anda sekarang, Anda tidak memiliki urusan dalam pemerintahan nanti,” kata Kedutaan AS dan Inggris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
3 Opsi Iran Balas Dendam...
3 Opsi Iran Balas Dendam pada Israel atas Pembunuhan Pemimpin Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved