Kim Jong-un Perintahkan Militer Korut Bersiap Hadapi Provokasi
Jum'at, 30 Juli 2021 - 15:02 WIB
loading...
Pemimpin Korut Kim Jong-un memerintahkan militernya bersiap untuk menghadapi provokasi. Foto/News18
A
A
A
SEOUL - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un , telah menginstruksikan militer negaranya untuk menyelesaikan persiapan guna mengatasi setiap provokasi militer musuh. Demikian laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), kantor berita resmi Korut .
"Para komandan dan pejabat politik harus memfokuskan semua upaya untuk menyelesaikan persiapan untuk secara aktif dan ofensif menghadapi setiap provokasi militer musuh," kata Kim Jong-un ketika memimpin lokakarya untuk komandan militer dan kader politik di Pyongyang pada 24-27 Juli seperti dikutip Xinhua dari KCNA, Jumat (30/7/2021).
Menurut KCNA, Kim Jong-un meminta semua komandan dan komisaris politik Tentara Rakyat Korea (KPA) untuk melakukan upaya dua kali lipat dari sebelumnya untuk secara serius meninjau keseluruhan pekerjaan mereka, dan menemukan cara untuk mengatasi kekurangan dan penyimpangan serta bertukar pengalaman.
Baca juga: Kim Jong-un: Situasi Covid-19 di Korut Tak Kurang Menantang dari Perang Korea
Selama lokakarya empat hari, diktator muda Korut itu menuduh "pasukan musuh" mengintensifkan latihan perang agresif dan gigih untuk agresi. Ia lantas menyerukan pasukan militer Korut mengabdikan hidup mereka untuk melindungi rakyat dan properti mereka.
"Para komandan dan pejabat politik harus memfokuskan semua upaya untuk menyelesaikan persiapan untuk secara aktif dan ofensif menghadapi setiap provokasi militer musuh," kata Kim Jong-un ketika memimpin lokakarya untuk komandan militer dan kader politik di Pyongyang pada 24-27 Juli seperti dikutip Xinhua dari KCNA, Jumat (30/7/2021).
Menurut KCNA, Kim Jong-un meminta semua komandan dan komisaris politik Tentara Rakyat Korea (KPA) untuk melakukan upaya dua kali lipat dari sebelumnya untuk secara serius meninjau keseluruhan pekerjaan mereka, dan menemukan cara untuk mengatasi kekurangan dan penyimpangan serta bertukar pengalaman.
Baca juga: Kim Jong-un: Situasi Covid-19 di Korut Tak Kurang Menantang dari Perang Korea
Selama lokakarya empat hari, diktator muda Korut itu menuduh "pasukan musuh" mengintensifkan latihan perang agresif dan gigih untuk agresi. Ia lantas menyerukan pasukan militer Korut mengabdikan hidup mereka untuk melindungi rakyat dan properti mereka.
Lihat Juga :