Rusia Tegaskan Tidak Tertarik Campur Tangan Dalam Pemilu Sela AS

Kamis, 29 Juli 2021 - 19:59 WIB
loading...
Rusia Tegaskan Tidak...
Rusia menegaskan bahwa mereka tidak ikut campur dalam proses pemilihan di Amerika Serikat (AS) atau negara lain, juga tidak berniat untuk melakukannya. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Rusia menegaskan bahwa mereka tidak ikut campur dalam proses pemilihan di Amerika Serikat (AS) atau negara lain, juga tidak berniat untuk melakukannya. Ini adalah respon atas pernyataan yang dilontarkan Presiden AS, Joe Biden.

"Rusia tidak pernah ikut campur dalam proses pemilihan Amerika. Hasil dari berbagai investigasi yang dilakukan di AS mengkonfirmasi fakta bahwa Rusia tidak pernah ikut campur," ucap juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

"Tidak diragukan lagi, Rusia tidak ikut campur dalam proses pemilihan di negara lain dan tidak memiliki niat sedikitpun untuk melakukannya," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Kamis (29/7/2021).

Sebelumnya diwartakan,BidenmenuduhRusiaberusaha mengganggupemilu selaKongres pada 2022. Biden menyebut Rusia akan menyebarkan informasi yang salah. Baca juga: Kremlin: Biden Salah Besar Sebut Rusia Hanya Miliki Nuklir dan Minyak

"Lihat apa yang sudah dilakukan Rusia tentang pemilu 2022 dan informasi yang salah. "Ini murni pelanggaran kedaulatan kami," kata Biden, merujuk pada informasi yang dia terima selama pengarahan hariannya.

Seperti diketahui, AS akan mengadakan pemilihan paruh waktu pada musim gugur 2022, di mana semua kursi di Dewan Perwakilan Rakyat dan sepertiga kursi Senat akan ada dalam surat suara. Baca juga: Biden Tuduh Rusia Coba Ganggu Pemilu Sela 2022
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved