Ikhwanul Muslimin Seru Rakyat Tunisia Mulai 'Dialog Serius'

Kamis, 29 Juli 2021 - 00:01 WIB
loading...
Ikhwanul Muslimin Seru...
Pasukan keamanan menjaga gedung parlemen saat unjuk rasa pendukung dan penentang Presiden Tunisia berlangsung di Tunis pada 26 Juli 2021. Foto/Anadolu Agency
A A A
TUNIS - Ikhwanul Muslimin (IM) menyeru Presiden Tunisia Kais Saied, para politisi dan faksi-faksi di negara itu memulai "dialog serius" untuk mengatasi krisis yang dihadapi saat ini.

Pernyataan itu diposting di situs resmi Ikhwanul Muslimin dua hari setelah Saied memecat Perdana Menteri Hichem Mechichi dan membekukan parlemen.

Kelompok itu mengatakan, "Sedang mengikuti perkembangan mengejutkan di Tunisia."

Baca juga: Pengadilan Israel Dituding sebagai Alat Politik' untuk Rebut Tanah Palestina

"Demokrasi harus dihormati pada saat kritis ini, keuntungan rakyat Tunisia harus dipertahankan dan pilihan bebas rakyat Tunisia harus ditempatkan di atas prioritas," tutur Ikhwanul Muslimin.

Baca juga: Kejinya Tentara Israel, Pria Palestina Pulang Kerja Ditembak Mati

"Kami mengimbau rakyat Tunisia, kekuatan politik dan sosial, termasuk presiden, parlemen dan pemerintah untuk memulai dialog serius," ungkap pernyataan Ikhwanul Muslimin.

Baca juga: Turki Ogah Jadi Penjaga Perbatasan atau Kamp Pengungsi Uni Eropa

Ikhwanul Muslimin menekankan, "Dialog serius akan mencegah negara tergelincir ke dalam lereng licin kekerasan, kehancuran dan malapetaka yang tidak dapat diterima."

Pada Minggu, Saied membubarkan pemerintahan, membekukan parlemen dan mengambil alih otoritas eksekutif sendiri atas klaim kebuntuan politik yang menyebabkan memburuknya kondisi ekonomi di negara itu.

Langkahnya dilakukan menyusul protes terhadap kondisi ekonomi yang memburuk dan kesalahan penanganan krisis virus corona oleh pemerintah.

Sebagian besar blok parlemen mengutuk langkah Saied sebagai kudeta, menyebutnya inkonstitusional.

Hanya satu blok, yang memiliki 15 kursi dari 217 kursi yang terdiri dari sisa-sisa rezim lama, yang mendukung Saied.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Pengunjuk Rasa Anti-Perang...
Pengunjuk Rasa Anti-Perang Iran Patah Lengan saat Berkelahi di Senat AS
Anggota DPR Ini Dipenjara...
Anggota DPR Ini Dipenjara 8 Bulan karena Mengkritik Presiden
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Trump Batalkan Pertemuan...
Trump Batalkan Pertemuan AS-Iran, Dorong Para Pengunjuk Rasa Mengambil Alih Institusi
Iran Mencekam! Internet...
Iran Mencekam! Internet Mati Total di Seluruh Negeri Seiring Unjuk Rasa Meluas
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved