Peringatan China Tak Digubris, Kapal Perang Inggris Masuki Laut China Selatan

Selasa, 27 Juli 2021 - 20:48 WIB
loading...
Peringatan China Tak...
Helikopter Wildcat Angkatan Laut Inggris menjatuhkan suar di atas kapal perang HMS Defender saat berada di Mediterania Mei lalu. Foto/The Drive
A A A
LONDON - Kapal perang Angkatan Laut Inggris , HMS Defender, dilaporkan telah memasuki Laut China Selatan untuk operasi kebebasan navigasi. Sebelumnya, Beijing telah memperingatkan London bahwa mereka akan mengambil tindakan untuk menjaga kedaulatan dan keamanannya di wilayah yang diperebutkan.

Hal itu berdasarkan sistem identifikasi otomatis (AIS) yang dikutip oleh media Inggris yang dinukil Sputnik, Selasa (27/7/2021).

Kapal Type 45 Destroyer itu adalah bagian dari kelompok tempur CSG 21 HMS Queen Elizabeth yang baru-baru ini ambil bagian dalam Latihan Konkan.

Latihan terakhir itu melibatkan kapal Angkatan Laut Inggris dan Angkatan Laut India yang terlibat dalam sejumlah latihan maritim. Setelah latihan, kelompok serang kapal induk terpecah sebagian, dengan beberapa kapal menuju Laut China Selatan yang disengketakan, mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Beijing sebelumnya.

Baca juga: Kelompok Tempur Kapal Induk Inggris Memasuki Samudra Hindia

Laut China Selatan, dengan cadangan hidrokarbon yang signifikan termasuk Kepulauan Paracel dan Spratly, telah lama menjadi sumber ketegangan bagi China dan tetangganya di tengah sengketa perbatasan laut perairan tersebut. China, Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Brunei semuanya memiliki klaim yang sama.

Beijing mengklaim hampir semua wilayah Laut China Selatan seluas 1,3 juta mil persegi sebagai wilayah kedaulatannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Diteror Beruang, Kota...
Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh
Rekomendasi
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved