Peringatan China Tak Digubris, Kapal Perang Inggris Masuki Laut China Selatan

Selasa, 27 Juli 2021 - 20:48 WIB
loading...
A A A
Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari China terkait laporan kehadiran kapal perang Inggris di perairan yang diperebutkan.

Baca juga: Inggris Ngotot Kerahkan Kapal Perang Secara Permanen di Laut China Selatan

Sebelumnya HMS Defender terlibat dalam insiden yang menegangkan pada akhir Juni ketika kapal perusak itu memisahkan diri dari kelompok tempur Inggris di Mediterania dan memasuki Laut Hitam di mana ia memicu kemarahan Rusia dengan menerobos perairan teritorial di Semenanjung Crimea.

Pelanggaran tersebut mendorong pasukan Rusia untuk menembakkan tembakan peringatan dan mengirimkan pesawat tempur Su-24M untuk menjatuhkan bom di jalur kapal itu setelah mengabaikan peringatan yang menyuruhnya pergi.

Moskow mengecam insiden itu sebagai provokasi yang disengaja, sementara London awalnya menawarkan serangkaian penjelasan tentang apa yang telah terjadi.

Kementerian Pertahanan Inggris membantah bahwa Rusia melepaskan tembakan peringatan apa pun, sementara seorang jurnalis BBC di atas kapal mengkonfirmasi bahwa itu terjadi, sementara Kedutaan Besar Inggris di Moskow menyatakan bahwa kapal itu hanya melakukan lintasan yang tidak merugikan melalui perairan wilayah Ukraina. Namun, sebuah video yang diterbitkan oleh dinas keamanan Rusia menunjukkan kapal mengabaikan peringatan hanya keluar dari perairan Rusia setelah tembakan dilepaskan.

Sementara itu, dokumen sensitif Kementerian Pertahanan Inggris, tertanggal 21 Juni dan menawarkan analisis tentang konsekuensi potensial dari perjalanan kapal perang, ditemukan oleh anggota masyarakat di halte bus di Kent bulan lalu. Dikutip oleh BBC, surat kabar itu menyarankan insiden provokatif itu sengaja dirancang untuk mendapatkan reaksi Moskow.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Israel Ungkap 2 Skenario...
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Rekomendasi
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didakwa Pasal Berlapis Pencemaran Nama Baik dan UU ITE
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Sarah Gibson Resmi Berpisah...
Sarah Gibson Resmi Berpisah dari Diska Resha, Tetap Sepakat Co-Parenting
Berita Terkini
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved