Kekang Pergerakan Taliban, Pemerintah Afghanistan Terapkan Jam Malam

Sabtu, 24 Juli 2021 - 22:01 WIB
loading...
Kekang Pergerakan Taliban,...
Pasukan keamanan berpatroli di Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Pihak berwenang Afghanistan memberlakukan jam malam di 31 dari 34 provinsi negara itu untuk mengekang kekerasan yang meningkat akibat serangan Taliban dalam beberapa bulan terakhir.

Langkah tersebut diumumkan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan.

"Untuk mengekang kekerasan dan membatasi gerakan Taliban, jam malam telah diberlakukan di 31 provinsi di seluruh negeri, kecuali di Kabul, Panjshir dan Nangarhar,” ungkap Kementerian Dalam Negeri.

Baca juga: Taliban Serukan Presiden Afghanistan Digulingkan

“Jam malam akan berlaku efektif mulai pukul 10.00 malam hingga 4:00 pagi,” papar Ahmad Zia Zia, wakil juru bicara Kementerian Dalam Negeri dalam pernyataan terpisah kepada wartawan.

Baca juga: Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya

Sejak awal Mei, Taliban telah melancarkan serangan luas di seluruh negeri. Pemberontak berhasil merebut penyeberangan perbatasan, puluhan distrik dan mengepung beberapa ibu kota provinsi.

Baca juga: Brutalnya Israel, 146 Demonstran Palestina Terluka dalam Bentrok

Dengan penarikan pasukan asing yang dipimpin Amerika Serikat hampir selesai, Taliban yang bangkit sekarang menguasai sekitar setengah dari sekitar 400 distrik Afghanistan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
Tanda Terjadinya Malam...
Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved