Pertama Sejak Penarikan Pasukan, AS Gempur Taliban Lewat Udara
Jum'at, 23 Juli 2021 - 01:20 WIB
loading...
A
A
A
Ini adalah serangan udara AS pertama yang diketahui di Afghanistan sejak Jenderal Scott Miller, yang telah menjadi komandan tertinggi AS di negara itu, melepaskan komandonya dan meninggalkan negara tersebut minggu lalu. Otoritas untuk melancarkan serangan udara terhadap Taliban sejak itu berada di tangan Jenderal Frank McKenzie, komandan Komando Pusat AS, yang mengawasi keterlibatan militer AS yang lebih luas di Timur Tengah.
Mengikuti komentar Kirby, pejabat pertahanan lainnya mengatakan bahwa pada hari Rabu dan Kamis, AS total melakukan lebih dari empat serangan udara untuk mendukung pasukan Afghanistan.
"Setidaknya dua dari serangan itu untuk menghancurkan peralatan militer, termasuk artileri dan kendaraan, yang telah diambil Taliban dari pasukan Afghanistan," kata pejabat itu.
Baca juga: Rusia Sebut Taliban Hampir Kuasai Wilayah Perbatasan Afghanistan-Tajikistan
Orang-orang Afghanistan meminta serangan itu, serta mereka yang menargetkan posisi pertempuran dengan Taliban, termasuk setidaknya satu serangan di provinsi selatan Kandahar.
Para pejabat AS telah mendesak Afghanistan untuk menggunakan pesawat tempur mereka sendiri, serta pasukan darat yang dilatih AS. Dalam beberapa bulan terakhir pasukan Afghanistan telah menyerahkan sejumlah besar wilayah kepada Taliban, menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan mereka untuk bertahan setelah AS menyelesaikan penarikannya.
Pada konferensi pers Pentagon pada Rabu waktu setempat, Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan, mengatakan masa depan Afghanistan ada di tangan rakyat Afghanistan, mendesak mereka untuk menegaskan keinginan mereka di medan perang.
Mengikuti komentar Kirby, pejabat pertahanan lainnya mengatakan bahwa pada hari Rabu dan Kamis, AS total melakukan lebih dari empat serangan udara untuk mendukung pasukan Afghanistan.
"Setidaknya dua dari serangan itu untuk menghancurkan peralatan militer, termasuk artileri dan kendaraan, yang telah diambil Taliban dari pasukan Afghanistan," kata pejabat itu.
Baca juga: Rusia Sebut Taliban Hampir Kuasai Wilayah Perbatasan Afghanistan-Tajikistan
Orang-orang Afghanistan meminta serangan itu, serta mereka yang menargetkan posisi pertempuran dengan Taliban, termasuk setidaknya satu serangan di provinsi selatan Kandahar.
Para pejabat AS telah mendesak Afghanistan untuk menggunakan pesawat tempur mereka sendiri, serta pasukan darat yang dilatih AS. Dalam beberapa bulan terakhir pasukan Afghanistan telah menyerahkan sejumlah besar wilayah kepada Taliban, menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan mereka untuk bertahan setelah AS menyelesaikan penarikannya.
Pada konferensi pers Pentagon pada Rabu waktu setempat, Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan, mengatakan masa depan Afghanistan ada di tangan rakyat Afghanistan, mendesak mereka untuk menegaskan keinginan mereka di medan perang.
Lihat Juga :