Pertama Sejak Penarikan Pasukan, AS Gempur Taliban Lewat Udara

Jum'at, 23 Juli 2021 - 01:20 WIB
loading...
A A A
“Pasukan keamanan Afghanistan memiliki kapasitas yang cukup untuk memerangi dan membela negara mereka, dan kami akan terus mendukung pasukan keamanan Afghanistan jika diperlukan sesuai dengan panduan dari presiden dan menteri pertahanan,” kata Milley.

Milley mengatakan Taliban sekarang menguasai sekitar setengah dari 419 pusat distrik di Afghanistan, dan sementara mereka belum merebut salah satu dari 34 ibu kota provinsi negara itu, mereka menekan sekitar setengahnya. Ketika Taliban merebut lebih banyak wilayah, pasukan keamanan Afghanistan mengkonsolidasikan posisi mereka untuk melindungi pusat-pusat populasi utama, termasuk Kabul.

“Sejumlah besar wilayah telah direbut selama enam, delapan, 10 bulan oleh Taliban, sehingga momentum tampaknya – momentum strategis tampaknya – semacam dengan Taliban,” kata Milley.

Baca juga: Jenderal Top AS: Setengah Wilayah Pusat Afghanistan Dikuasai Taliban

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan bahwa setelah 31 Agustus, yang merupakan tanggal akhir yang ditetapkan oleh Presiden Joe Biden untuk menyelesaikan penarikan militer, fokus utama militer AS adalah melawan ancaman terhadap tanah air AS dari kelompok-kelompok ekstremis di Afghanistan. Dia menambahkan bahwa pemerintah AS akan memberikan dukungan keuangan dan dukungan lainnya kepada pasukan pertahanan Afghanistan, bahkan tanpa pasukan tempur atau pesawat serang yang berbasis di sana.

“Jangan salah bahwa kami tetap berkomitmen untuk membantu pasukan keamanan Afghanistan dan pemerintah Afghanistan ke depan, dan kami melakukan apa yang kami katakan akan kami lakukan dalam hal menempatkan bagian-bagiannya untuk memastikan bahwa kami dapat memberikan dukungan itu,” jelas Austin.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved