Jackie Chan Ingin Gabung Partai Komunis China, Netizen Pro-Kontra

Jum'at, 16 Juli 2021 - 01:01 WIB
loading...
Jackie Chan Ingin Gabung...
Aktor Hong Kong Jackie Chan menghadiri konferensi pers saat Kongres Rakyat Nasional di parlemen China, Beijing, pada 7 Maret 2017. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Legenda film kung fu Jackie Chan telah menerima sambutan hangat di media sosial China setelah mengungkapkan mimpinya menjadi anggota Partai Komunis China (PKC).

Ada yang mengira itu semua hanya akting sang legenda.

Jackie Chan secara terang-terangan mengaku kagum pada PKC saat pidato dalam simposium yang diselenggarakan Asosiasi Film China pekan lalu.

Baca juga: Kembali Kirim Vaksin Moderna, AS: Kami Coba Bantu Indonesia Akhiri Pandemi

Penduduk asli Hong Kong itu mengatakan selama acara bahwa ketika bepergian ke luar negeri dia sering mengatakan bahwa dia “bangga menjadi orang China.”

Baca juga: 25.000 Tentara Dikerahkan untuk Redam Kerusuhan di Afrika Selatan

“Saya juga iri bahwa Anda adalah anggota Partai Komunis, saya pikir Partai Komunis hebat, apa yang dikatakan Partai Komunis, apa yang mereka janjikan, akan selalu dilaksanakan dalam beberapa dekade,” tutur dia dalam wawancara dengan lembaga penyiaran China.

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pengusaha Taiwan Eksodus Keluar Indonesia

“Saya ingin menjadi anggota Partai Komunis, terima kasih,” tutur dia.

Komentar itu pun langsung memicu tepuk tangan dari orang-orang yang ada di ruangan itu.

Komentarnya yang memuji China segera menyebar di media sosial, menimbulkan berbagai macam reaksi.

Di platform media sosial utama China, Weibo, pengguna berpendapat Chan tidak layak menjadi anggota resmi Partai Komunis China.

“Saya tidak meragukan patriotisme dan profesionalismenya, tetapi gaya hidupnya. Anggota partai kami perlu memberi contoh positif,” tutur seseorang, menurut South China Morning Post.

"Dia mungkin tidak serius, dia hanya berakting pada kesempatan yang berbeda," tutur pengguna Weibo lainnya.

Kritik terhadap “gaya hidup” Chan kemungkinan berasal dari perselingkuhan di luar nikah sejak 1999, serta hukuman penjara enam bulan untuk pelanggaran narkoba yang diterima putranya di daratan China.

Yang lain menuduh Chan “mempermalukan” China di luar negeri, itulah sebabnya PKC lebih suka tidak dikaitkan dengannya. “Dia terlalu Amerika,” ujar komentar lain.

Namun, tanggapan jempol ke bawah itu tidak banyak. Beberapa berpendapat Chan sangat berpikiran terbuka untuk menginginkan keanggotaan Partai Komunis China.

Bintang laga berusia 67 tahun itu saat ini menjadi anggota Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China, dewan penasihat legislatif yang berbasis di Beijing.

Meski beberapa orang tampak kurang antusias tentang Chan secara resmi bergabung dengan PKC, pembuat film tersebut telah lama menganggap dirinya sebagai seorang patriot China.

Pada 2019, Chan mengkritik protes anti-China yang keras di Hong Kong, dengan menggambarkan demonstrasi itu sebagai “sedih dan menyedihkan.”

Pada Agustus bulan itu, Chan memposting foto bendera China di Weibo, setelah pengunjuk rasa Hong Kong terlihat merusak lambang negara.

“Saya merasa bangga menjadi orang China di mana-mana, bendera merah berbintang lima dihormati di seluruh dunia,” tutur dia kemudian dalam wawancara.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved