Kembali Kirim Vaksin Moderna, AS: Kami Coba Bantu Indonesia Akhiri Pandemi

Kamis, 15 Juli 2021 - 18:26 WIB
loading...
Kembali Kirim Vaksin...
Duta Besar AS untuk Indonesia, Sung Y. Kim mengatakan pengiriman vaksin ini adalah bentuk kontribusi AS untuk membantu Indonesia segera akhiri pandemi Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Sebanyak 1,5 juta dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat (AS) tiba di Indonesia. Pengiriman kedua ini melengkapi total bantuan 4,6 juta dosis vaksin Moderna yang diberikan AS kepada Indonesia.

Duta Besar AS untuk Indonesia, Sung Y. Kim mengatakan pengiriman vaksin ini adalah bentuk kontribusi AS untuk membantu Indonesia untuk segera mengakhiri pandemi Covid-19. Baca juga: Studi: Vaksin Moderna dan Pfizer Dapat Dipergunakan untuk Pasien Sirosis

“Kami berupaya untuk memberikan sebanyak mungkin vaksin yang aman dan efektif, sehingga sebanyak mungkin orang Indonesia dapat divaksinasi secepat mungkin,” ucap Kim, seperti dikutip dari siaran pers Kedutaan Besar AS di Jakarta yang diterima Sindonews pada Kamis (15/7/2021).

"AS akan berkontribusi untuk membantu mengakhiri pandemi ini dan membangun kembali dunia yang lebih siap untuk mencegah, mendeteksi, dan merespons ancaman kesehatan di masa depan, agar semua orang dapat hidup dengan aman dan sehat. Penting untuk terus diingat: Tidak ada satu orang pun yang aman hingga semua orang aman," sambungnya.

AS diketahui telah memberikan komitmen berupa kontribusi senilai empat miliar dolar melalui Gavi, the Vaccine Alliance untuk COVAX Advance Market Commitment (COVAX AMC).Kontribusi AS itu mendukung pembelian dan pengiriman vaksin Covid-19 untuk 92 negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Aplikasi Baru Lindungi...
Aplikasi Baru Lindungi PMI, Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
3,8 Juta Vaksin AstraZeneca...
3,8 Juta Vaksin AstraZeneca Akan Kembali Diterima Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved