Tingkatkan Perlindungan WNI di Lahore, KBRI Dirikan Warung Konsuler

Kamis, 15 Juli 2021 - 00:24 WIB
loading...
Tingkatkan Perlindungan...
KBRI Islamabad mendirikan Warung Konsulet untuk meningkatkan perlindungan WNI di Lahore, Pakistan. Foto/KBRI Islamabad
A A A
ISLAMABAD - Seiring dengan pelonggaran penguncian wilayah terbatas (smart lockdown) akibat pandemi COVID-19 oleh Pemerintah Pakistan , KBRI Islamabad mendirikan Warung Konsuler untuk membantu dan membina para WNI di masa new normal. Kali ini kegiatan dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2021 di kota Lahore, Propinsi Punjab sekitar 350 km dari Ibu Kota Islamabad. Sebelumnya, wilayan ini memiliki angka kasus infeksi COVID-19 tertinggi di Pakistan selain Propinsi Sindh, Balochistan, Khyber Pakhtunkhwa dan Islamabad.

Kegiatan pembinaan masyarakat dan Warung Konsuler pada masa new normal ini dilakukan, mengingat kebutuhan dan permintaan WNI yang berdomisili di Lahore. Pelayanan kekonsuleran yang diberikan KBRI Islamabad meliputi pengambilan data biometri untuk pembuatan dan perpanjangan paspor, lapor diri, pembuatan surat keterangan lahir, dan surat keterangan lain. Kegiatan juga dilakukan dalam rangka koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Situasi dan Perlindungan Warga Negara Indonesia KBRI Islamabad terkait penyebaran virus Corona (COVID-19). Kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan protokol keselamatan COVID-19, antara lain pengukuran suhu tubuh, penggunaan masker, dan hand sanitizer.

Acara perkenalan dengan masyarakat Indonesia merupakan permintaan WNI di Lahore sekaligus acara perkenalan Duta Besar RI untuk Pakistan, Adam M. Tugio dengan para WNI yang bermukim di Lahore sejak penyerahan surat kepercayaan kepada Presiden Pakistan pada bulan November 2020 lalu. Acara pertemuan tatap muka terbatas yang sudah lama ditunggu para WNI tersebut dilaksanakan sesuai standar protokol kesehatan yang ketat.

"Kita harus disiplin menerapkan standar protokol kesehatan di setiap acara yang melibatkan banyak orang," ujar mantan Wakil Dubes untuk Inggris itu dalam rilis yang diterima Sindonews,Kamis (14/7/2021).

Baca juga: KBRI Islamabad Gelar Business-to-Business Hybrid, Luncurkan Portal Digital Ekonomi

Adam mengaku senang atas kondisi para WNI dan para suaminya yang tampak sehat dan ceria meskipun dalam kondisi belum sepenuhnya normal.

"Pertemuan ini untuk mendengarkan secara langsung dan memastikan kondisi WNI di Lahore bahwa semua dalam kondisi sehat walafiat," ungkap ujar mantan Kepala Biro Umum Kementerian Luar Negeri ini.

Sebelum memasuki ruang pertemuan, para WNI wajib melakukan pemeriksaan suhu badan, mengenakan masker, dan mengikuti proses penyemprotan disinfektan. Berdasarkan catatan KBRI Islamabad, jumlah WNI di propinsi Punjab berjumlah 145 orang. Sebanyak 6 WNI beserta suami warga Pakistan hadir dalam acara perkenalan yang dibuka oleh Sekretaris Kedua KBRI Islamabad, Syarief Shahabudin.

Dalam pembukaan acara, disampaikan informasi terkini jumlah orang yang terpapar virus Corona di Pakistan. Selain itu, para WNI juga memperoleh informasi terkait kebijakan kekonsuleran dan keimigrasian pada saat pandemi COVID-19, serta informasi tentang manfaat dan tata cara lapor diri di Portal Peduli WNI. Acara dilanjutkan dengan pemaparan beberapa informasi terbaru dari Pemerintah Indonesia terkait peraturan keimigrasian dan kekonsuleran. Para WNI yang hadir juga mendapatkan penjelasan mengenai perlunya untuk mengikuti setiap perkembangan dan informasi yang disediakan melalui media sosial KBRI Islamabad.

Baca juga: Taliban Semakin Merajarela, WNI Diminta Tinggalkan Afghanistan

Dalam sambutannya, Adam mengharapkan agar kiranya para WNI dapat memantau sosial media maupun website KBRI Islamabad untuk mendapatkan informasi penting dan terkini, khususnya terkait dengan perkembangan situasi di Pakistan dan informasi kekonsuleran. KBRI berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para WNI di Pakistan, salah satunya mempermudah akses kekonsuleran bagi para WNI yang tinggal jauh dari perwakilan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved