Mengapa India dan Pakistan Sepakat Melakukan Gencatan Senjata?

Senin, 12 Mei 2025 - 03:30 WIB
loading...
Mengapa India dan Pakistan...
India dan Pakistan menggelar gencatan senjata dengan sejumlah alasan. Foto/X/@IRIran_Military
A A A
ISLAMABAD - Setelah di ambang perang nuklir, India dan Pakistan memiliki gencatan senjata antara kedua belah pihak. Namun, gencatan senjata tersebut dinilai rapuh karena masih banyak perbedaan di antara kedua belah pihak.

Apalagi, Pakistan dan India merupakan musuh bebuyutan yang sudah biasa berperang. Kedua negara juga memiliki sejarah kelam di masa lalu, terutama berkaitan dengan Kashmir.

Namun, Mengapa India dan Pakistan Sepakat Melakukan Gencatan Senjata?

1. Mengklaim Kemenangan

Michael Shoebridge, direktur lembaga pemikir Strategic Analysis Australia, mengatakan India dan Pakistan setuju untuk melakukan gencatan senjata karena kedua belah pihak "merasa seperti mereka mengklaim kemenangan".

"Jadi saya pikir mereka siap untuk gencatan senjata, dan saya tidak berpikir mereka menginginkan perang yang lebih luas," katanya kepada Al Jazeera.

"India telah berhasil melakukan serangan terhadap apa yang mereka klaim sebagai lokasi teroris di Pakistan dan terhadap beberapa target militer Pakistan. Namun, Pakistan mengklaim telah menembak jatuh jet tempur canggih India. Jadi kehormatan kedua belah pihak dapat terpenuhi. Saya pikir mereka siap untuk mediasi."

Baca Juga: Rayakan Kemenangan, Rakyat Pakistan Turun ke Jalan

2. Gencatan Senjata Akan Bertahan Lama

Shoebridge juga meramalkan bahwa gencatan senjata antara kedua negara bersenjata nuklir itu akan bertahan.

"Saya tahu ada beberapa pelanggaran awal pada Sabtu malam, tetapi saya pikir itu saja tentang mulai berlakunya gencatan senjata," katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Makkah Bakal Gelap Gulita...
Makkah Bakal Gelap Gulita di Tanggal Ini, Ada Gerhana Matahari Total!
Rekomendasi
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved