Pakar Ini Ungkap Banyak Kejutan Pakistan yang Mengecoh Militer India

Minggu, 11 Mei 2025 - 15:34 WIB
loading...
Pakar Ini Ungkap Banyak...
Pakistan memiliki banyak kejutan yang mengecoh militer India. Foto/X/@YadavAditya01
A A A
ISLAMABAD - Analis keamanan dan pertahanan Inggris Profesor Michael Clarke mengatakan pada hari Sabtu bahwa Pakistan mungkin telah mengejutkan India dengan kekuatan perangkat keras militer dan kemampuan teknisnya.

Pakar Ini Ungkap Banyak Kejutan Pakistan yang Mengecoh Militer India

1. Menggunakan Teknologi Militer China

Dalam sebuah wawancara dengan Sky News, Clarke menyatakan bahwa India kemungkinan akan melihat kekuatan Pakistan sebagai tanda pengambilan risiko.

"India mungkin terkejut dengan perangkat keras yang dibawa Pakistan," katanya, "karena seperti yang kita ketahui sekarang, mereka telah menggunakan cukup banyak teknologi berbasis China, dan perhatian saat ini terfokus pada pesawat tempur J-10."

Clarke menambahkan bahwa tampaknya salah satu jet J-10 Pakistan mungkin telah menembak jatuh Rafale, salah satu pesawat tempur buatan Prancis yang ada di gudang senjata India. "Dan tidak diragukan lagi," lanjutnya.

Baca Juga: Kubu Garis Keras Pro-Modi: Gencatan Senjata Gagalkan India Menang Perang atas Pakistan

2. Menggunakan Rudal Antipesawat

"Pakistan telah menggunakan rudal antipesawat HQ-9, yang mungkin cukup efektif." "Jadi saya pikir India mungkin terkejut dengan kemampuan teknis yang tampaknya diserap Pakistan dengan peralatan China mereka, tetapi mereka tidak akan terkejut dengan sifat agresif [Jenderal Asim] Munir karena mereka sudah menduganya," tambahnya lebih lanjut.

Dia juga mengatakan bahwa sebagian, tanggapan India adalah mencoba untuk, seolah-olah, memberi pelajaran kepada (Jenderal) Munir bahwa mereka benar-benar siap melakukan apa pun, dan memang mereka telah mengerahkan satu kelompok tempur kapal induk dari armada Barat mereka.

“Lokasinya hanya 300 mil dari Karachi, yang merupakan semacam ancaman untuk terlibat dalam perang yang lebih umum, kecuali Pakistan menemukan cara untuk mundur dari posisi ini. Sayangnya, masyarakat internasional telah memberi mereka batas yang dapat mereka berdua capai.”

Dia mengatakan kedua belah pihak telah menyetujui gencatan senjata yang telah didorong begitu keras dan, patut dipuji, oleh pemerintahan Trump dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Namun, katanya, mereka (pemerintahan AS) agak terlambat dalam hal ini, karena hal ini telah berlangsung sejak Selasa tetapi sekarang tampaknya kata-kata mereka telah membuat perbedaan.

3. 5 Jet Tempur India Ditembak Jatuh

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa India dan Pakistan telah menyetujui "gencatan senjata penuh dan segera" setelah hari keempat serangan dan serangan balik terhadap instalasi militer masing-masing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved