Laporan Pentagon Peringatkan Dunia Berisiko Perang Nuklir, Ini Sebabnya

Jum'at, 09 Juli 2021 - 13:08 WIB
loading...
A A A
"Sekarang ada berbagai dan campuran ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk ancaman [senjata] konvensional, kimia, biologi, nuklir, luar angkasa, dan dunia maya dan aktor non-negara yang kejam," lanjut laporan itu yang dikutip SINDOnews.com, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Pasangan Ini Bulan Madu di Kota Nudis Terbesar di Dunia, Belanja dan Makan Pun Telanjang

Laporan Pentagon itu mengeklaim bahwa Amerika sejak 2010 telah berupaya untuk mengurangi peran senjata nuklir dalam urusan internasional dan untuk menegosiasikan pengurangan jumlah senjata nuklir. "[Namun] tidak ada musuh potensial yang mengurangi peran senjata nuklir dalam strategi keamanan nasionalnya atau jumlah senjata nuklir yang digunakannya. Sebaliknya, mereka telah bergerak dengan jelas ke arah yang berlawanan," papar laporan Pentagon.

"Rusia telah menambahkan jenis kemampuan nuklir baru ke gudang senjata mereka," sambung laporan Pentagon.

“Akibatnya, ada peningkatan potensi konflik regional yang melibatkan musuh bersenjata nuklir di beberapa bagian dunia dan potensi eskalasi nuklir musuh dalam krisis atau konflik.”

Selain Rusia dan China, laporan Pentagon menyebut Korea Utara dan Iran sebagai ancaman nuklir potensial.

Masih menurut dokumen itu, pengejaran senjata nuklir Pyongyang yang terus-menerus menimbulkan ancaman proliferasi paling cepat dan mengerikan bagi keamanan dan stabilitas internasional."Sementara pengembangan kemampuan rudal balistik jarak jauh yang semakin meningkat, dan strategi dan kegiatan agresifnya untuk mengacaukan pemerintah tetangga, menimbulkan pertanyaan tentang komitmen jangka panjangnya untuk melepaskan kemampuan senjata nuklir," papar laporan Pentagon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Berita Terkini
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved