Laporan Pentagon Peringatkan Dunia Berisiko Perang Nuklir, Ini Sebabnya

Jum'at, 09 Juli 2021 - 13:08 WIB
loading...
A A A
Sejak laporan itu diterbitkan, pemerintahan Joe Biden telah memperpanjang perjanjian pengendalian senjata nuklir New START selama lima tahun dan memulai negosiasi untuk memasuki kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 setelah mantan Presiden Donald Trump menarik diri darinya pada 2018.

Sementara itu, utusan AS untuk Konferensi Perlucutan Senjata di Jenewa mengatakan pada hari Kamis bahwa China sedang menyaksikan pengembangan sistem senjata nuklir otonom Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

“Jika mereka mengembangkan senjata dan sistem udara semacam ini, ini berpotensi mengubah lingkungan stabilitas strategis secara dinamis,” kata Duta Besar Robert Wood kepada wartawan.

Amerika Serikat, kata diplomat itu, tidak memiliki kedua jenis sistem tersebut.

“Ini bukan tempat China 10 tahun yang lalu,” imbuh Wood. “Mereka mengejar senjata yang mirip dengan beberapa sistem pengiriman bertenaga nuklir yang telah dikejar Rusia.”

Rusia mengatakan pengembangan persenjataan semacam itu ditujukan untuk melawan pertahanan Amerika Serikat terhadap rudal balistik, meskipun Washington bersikeras bahwa sistem pertahanannya dirancang untuk melindungi tanah air AS dari rudal Korea Utara, bukan Rusia atau China.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Berita Terkini
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved