Boris Johnson Umumkan Berakhirnya Misi Militer Inggris di Afghanistan

Kamis, 08 Juli 2021 - 23:04 WIB
loading...
A A A
"Penyelidikan Chilcot telah memakan waktu tujuh tahun dan berbiaya jutaan”, tambahnya.

Baca juga: Ratusan Tentara Afghanistan Diterbangkan Kembali dari Tajikistan

Dalam briefing pertahanan terpisah, kepala angkatan bersenjata Inggris, Sir Nick Carter, mengakui bahwa berita terbaru dari Afghanistan telah "cukup suram" tetapi mengatakan militer Afghanistan telah berkumpul kembali guna mempertahankan daerah perkotaan.

Meskipun adil untuk mengatakan bahwa Taliban sekarang menguasai hampir 50% distrik pedesaan di Afghanistan dan bahwa tentara Afghanistan juga tidak lagi memiliki akses ke kekuatan udara (barat) dari dalam negeri, dia berharap pada akhirnya akan ada pembicaraan damai antara Taliban dan pemerintah Afghanistan.

Carter mengatakan bahwa tidak ada ibukota provinsi di Afghanistan yang jatuh ke tangan Taliban dan bahwa sangat mungkin bahwa pemerintah Afghanistan mengalahkan Taliban cukup lama sehingga Taliban menyadari bahwa mereka harus berbicara.

Namun dia mengakui bahwa itu adalah salah satu dari tiga skenario masa depan, yang lainnya adalah kembalinya panglima perang dan kemenangan Taliban. Bulan lalu, muncul bahwa intelijen AS telah menilai bahwa Taliban mungkin dapat merebut kembali Kabul dalam enam bulan hingga 12 bulan setelah pasukan AS pergi, yang mencerminkan laju kemajuan mereka baru-baru ini.

Carter mengatakan pasukan Inggris, AS dan lainnya telah berkontribusi pada perubahan mendasar di Afghanistan.

“Afghanistan sekarang memiliki masyarakat sipil,” kata Carter mengutip peningkatan akses ke listrik, kebebasan media dan pendidikan, di mana 8,2 juta lebih anak-anak sekarang bersekolah, termasuk 3,6 juta anak perempuan.

Baca juga: 90% Pasukan AS Sudah Hengkang, Afghanistan Semakin Sendirian Hadapi Taliban
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved