Boris Johnson Umumkan Berakhirnya Misi Militer Inggris di Afghanistan

Kamis, 08 Juli 2021 - 23:04 WIB
loading...
A A A
Sepertiga dari populasi sekarang tinggal di kota-kota yang dikendalikan oleh pemerintah, lebih banyak dari pada tahun 2001, Carter menambahkan, dengan 10% dari populasi – atau 3 juta orang – tinggal di ibukota, Kabul saja.

"Tentara Inggris yang bertugas dapat mengangkat kepala mereka sangat tinggi" kata Carter dan memberi penghormatan kepada para prajurit yang kehilangan nyawa mereka selama 20 tahun terakhir.

"Tentara Inggris sekarang memiliki etos tempur baru yang dipelajari dari pertempuran di Helmand. Mereka tidak pernah dikalahkan di medan perang,” ujarnya.

Kontingen Inggris yang berkekuatan 750 orang yang tersisa, bagian dari misi stabilisasi NATO yang lebih luas, diam-diam meninggalkan negara itu selama beberapa minggu terakhir setelah presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mengatakan dia ingin menarik sebagian besar dari 2.500 pasukan tempur yang tersisa.

Upacara penurunan bendera sebagian besar dilakukan secara rahasia ketika pasukan Inggris ditarik keluar, yang terakhir terjadi pada 24 Juni, ketika bendera diserahkan kepada duta besar Inggris.

Inggris akan meninggalkan sejumlah kecil pasukan untuk mendukung pasukan perlindungan yang dipimpin AS bagi para diplomat di Kabul, meskipun Kementerian Pertahanan tidak mengatakan berapa banyak yang tersisa di lapangan.

Baca juga: Jenderal Afghanistan: Pasukan AS Tinggalkan Bagram Tanpa Pesan

Militer Inggris mungkin terlibat dalam memberikan dukungan udara dari pangkalan udara di luar Afghanistan, menyusul ditinggalkannya pangkalan utama Bagram minggu lalu. Kehilangan akses mudah ke kekuatan udara adalah kehilangan besar kemampuan bagi tentara Afghanistan saat berperang untuk menangkis gerak maju Taliban.

Kementerian Luar Negeri Inggris juga bermaksud untuk mempertahankan kedutaan di lokasi saat ini di Kabul, meskipun tidak akan, setidaknya pada awalnya, dijaga oleh pasukan Inggris. Pemerintah Inggris akan memberikan bantuan Rp2 triliun dan Rp1,1 triliun untuk pasukan pertahanan Afghanistan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved