Boris Johnson Umumkan Berakhirnya Misi Militer Inggris di Afghanistan

Kamis, 08 Juli 2021 - 23:04 WIB
loading...
Boris Johnson Umumkan...
PM Boris Johnson mengumumkan berakhirnya misi militer Inggris di Afghanistan. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengumumkan berakhirnya misi militer Inggris di Afghanistan menyusul keluarnya pasukan terakhir yang tersisa secara tergesa-gesa dan rahasia 20 tahun setelah invasi pasca tragedi 9/11 yang memulai “perang melawan teror”.

Johnson menegaskan kepada anggota parlemen bahwa intervensi, yang merenggut nyawa 457 tentara Inggris, akan berakhir bahkan ketika pemberontak Taliban telah dengan cepat mendapatkan wilayah di daerah pedesaan ketika Inggris dan pasukan lainnya mundur.

"Semua pasukan Inggris yang ditugaskan untuk misi NATO di Afghanistan sekarang kembali ke rumah," tegas Johnson seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (8/7/2021).

Meskipun PM Inggris itu tidak akan mengungkapkan jadwal penarikan dengan alasan keamanan, ia menambahkan: "Saya dapat memberi tahu parlemen bahwa sebagian besar personel kami telah pergi."

Baca juga: Tentara AS Hengkang, Pasukan Khusus Inggris Tetap di Afghanistan

Kritikus mengatakan menarik diri secara diam-diam merupakan penghinaan bagi para veteran yang sampai sekarang telah ditolak saat-saat terakhirnya. Sumber-sumber pertahanan mengatakan kerahasiaan itu atas permintaan AS, dengan alasan keamanan operasional.

Meskipun politisi dan jenderal Inggris, termasuk Johnson, mengatakan mereka tidak ingin keluar pada saat ini, desakan Biden dan kegagalan negara lain untuk menawarkan kekuatan tempur alternatif membuat Inggris dan negara-negara NATO lainnya harus mundur.

Johnson juga menolak seruan untuk mengadakan penyelidikan publik tentang perang, sejalan dengan laporan Chilcot tentang Irak, yang diserukan di parlemen oleh Tobias Ellwood, ketua komite pertahanan terpilih.

“Saya tidak berpikir bahwa itu adalah jalan yang benar ke depan pada tahap ini,” kata Johnson, dengan alasan bahwa tentara Inggris telah melakukan tinjauan internal menyeluruh dari pelajaran yang perlu dipelajari ketika pasukan Inggris mengakhiri operasi tempur di 2014.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Berita Terkini
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved