Beda Sikap Soal Nasib Navalny dan Assange, Rusia Cela UE dan NATO

Minggu, 04 Juli 2021 - 17:18 WIB
loading...
A A A
"Kita berbicara tentang tekanan langsung, pemerasan, dan pemalsuan yudisial. Tetapi untuk mesin kekuasaan represif Amerika, metodenya dibenarkan oleh tujuannya," katanya.

Assange menghadapi 18 tuntutan pidana di Amerika Serikat (AS), di mana ia menghadapi hukuman hingga 175 tahun penjara. Dia didakwa dengan kejahatan yang terkait dengan kasus besar pengungkapan informasi rahasia. Sejak April 2019, pendiri WikiLeaks itu telah berada di penjara Inggris menunggu keputusan akhir tentang ekstradisinya ke AS.

Pada tanggal 4 Januari, pengadilan di London memutuskan bahwa ekstradisinya ke pihak berwenang AS akan melanggar hukum, karena Assange, yang menderita autisme dan depresi klinis, siap untuk bunuh diri dan akan melaksanakan rencananya jika dia berakhir di penjara AS. Kesimpulan hakim didasarkan pada evaluasi oleh psikolog dan ahli.

Baca juga: Hakim Inggris Tolak Permintaan Ekstradisi Pendiri Wikileaks ke AS

Pada saat yang sama, hakim mengakui tuduhan terhadap Assange di AS sepenuhnya sah dan beralasan. Saat ini, kantor kejaksaan Amerika sedang mencoba untuk menantang keputusan menolak ekstradisi, dan Assange, yang tidak diizinkan oleh pengadilan untuk meninggalkan penjara dengan jaminan, tetap dalam tahanan.

Pernyataan Zakharova menarik perhatian karena faktanya para pemimpin UE atau negara-negara NATO tidak menyentuh pada nasib Assange. Sikap berbeda ditunjukkan terkait tokoh oposisi Rusia, Alexei Navalny .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved