Serangan Siber 'Kolosal' Targetkan 200 Perusahaan AS

Sabtu, 03 Juli 2021 - 09:33 WIB
loading...
Serangan Siber Kolosal...
Serangan siber menargetkan 200 perusahaan AS. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Serangansiber melanda jaringan komputasi perusahaan TI Amerika Serikat (AS), Kaseya, yang memengaruhi banyak kliennya. Hal ini mendorong pihak perusahaan mendesak perusahaan untuk mematikan server guna menghindari ransomware .

Perusahaan keamanan siber Huntress Labs mengatakan dalam forum Reddit bahwa mereka bekerja dengan mitra yang ditargetkan dalam serangan itu, dan bahwa sekitar 200 bisnis "telah dienkripsi."

Serangan Ransomware biasanya melibatkan penguncian data dalam sistem menggunakan enkripsi, membuat perusahaan membayar untuk mendapatkan kembali akses.

Kaseya menggambarkan dirinya sebagai penyedia terkemuka layanan manajemen TI dan keamanan untuk usaha kecil dan menengah.

Baca juga: AS dan Inggris Bongkar Metode Peretasan oleh Mata-mata Rusia

"Kami sedang dalam proses menyelidiki akar penyebab insiden dengan sangat hati-hati, tetapi kami menyarankan Anda segera mematikan server VSA Anda sampai Anda menerima pemberitahuan lebih lanjut dari kami," kata Kaseya dalam pesan yang dibagikan di forum Reddit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Logo HUT ke-81 RI Resmi...
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Fajar Novario Asal Padang Terpilih
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Berita Terkini
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved