Serangan Siber 'Kolosal' Targetkan 200 Perusahaan AS
Sabtu, 03 Juli 2021 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
"Sangat penting bagi Anda untuk segera melakukan ini, karena salah satu hal pertama yang dilakukan penyerang adalah mematikan akses administratif ke VSA," sambung pernyataann itu seperti dikutip dari France24, Sabtu (3/7/2021).
VSA adalah penawaran unggulan perusahaan, yang dirancang untuk memungkinkan perusahaan mengelola jaringan komputer dan printer dari satu titik. Perusahaan ini mencantumkan kantor pusat di Florida, AS dan kantor pusat internasional di Irlandia.
Baca juga: Hacker Malaysia Pro-Palestina Bocorkan Data 280.000 Mahasiswa Israel
Kaseya mengatakan dalam sebuah postingan bahwa serangan siber tampaknya mungkin terbatas pada "sejumlah kecil" pelanggannya.
Badan Keamanan Cybersecurity dan Infrastruktur AS, CISA, mengumumkan bahwa mereka mengambil tindakan untuk memahami dan mengatasi serangan ransomware rantai pasokan baru-baru ini terhadap Kaseya VSA dan penyedia layanan yang menggunakan perangkat lunaknya.
CISA meminta entitas bisnis untuk mengikuti panduan Kaseya dan segera mematikan server VSA untuk menghindari sistem di-compromise.
VSA adalah penawaran unggulan perusahaan, yang dirancang untuk memungkinkan perusahaan mengelola jaringan komputer dan printer dari satu titik. Perusahaan ini mencantumkan kantor pusat di Florida, AS dan kantor pusat internasional di Irlandia.
Baca juga: Hacker Malaysia Pro-Palestina Bocorkan Data 280.000 Mahasiswa Israel
Kaseya mengatakan dalam sebuah postingan bahwa serangan siber tampaknya mungkin terbatas pada "sejumlah kecil" pelanggannya.
Badan Keamanan Cybersecurity dan Infrastruktur AS, CISA, mengumumkan bahwa mereka mengambil tindakan untuk memahami dan mengatasi serangan ransomware rantai pasokan baru-baru ini terhadap Kaseya VSA dan penyedia layanan yang menggunakan perangkat lunaknya.
CISA meminta entitas bisnis untuk mengikuti panduan Kaseya dan segera mematikan server VSA untuk menghindari sistem di-compromise.
Lihat Juga :