Staf Dapur Terinfeksi COVID-19, Pasien RS Fiji Terpaksa 'Puasa'
Jum'at, 02 Juli 2021 - 14:27 WIB
loading...
Staf dan pasien di rumah sakit Fiji terpaksa berpuasa setelah staf dapur terinfeksi COVID-19. Foto/Ilustrasi
A
A
A
SUVA - Staf dan pasien di fasilitas kesehatan utama di ibu kota Fiji , Suva, Rumah Sakit the Colonial War Memorial Hospital, hampir tidak makan seharian penuh setelah infeksi COVID-19 merayap ke fasilitas dapur.
Staf dan pasien di rumah sakit itu mengatakan tidak ada makanan hampir sepanjang hari di rumah sakit dengan 500 tempat tidur itu. Hal ini disebabkan dua staf di dapur rumah sakit dinyatakan positif pada Rabu malam dan dapur tidak dapat beroperasi untuk menyajikan sarapan dan makan siang.
Hal ini pun dibenarkan oleh Menteri Kesehatan Fiji, Dr James Fong. "Ya, dapur dibuka kembali pada jam 11 pagi setelah proses dekontaminasi," seperti dikutip dari RNZ.co.nz, Jumat (2/7/2021).
Dr Fong mengatakan Kementerian Kesehatan telah menugaskan pengemudi yang berasal dari bagian lain kementerian untuk mendukung pengiriman makanan dan dukungan kepada pasien yang ditampung di luar CWMH.
Baca juga: Dikunjungi Menlu Retno, Belanda Beri Indonesia 3 Juta Vaksin COVID-19
Staf dan pasien di rumah sakit itu mengatakan tidak ada makanan hampir sepanjang hari di rumah sakit dengan 500 tempat tidur itu. Hal ini disebabkan dua staf di dapur rumah sakit dinyatakan positif pada Rabu malam dan dapur tidak dapat beroperasi untuk menyajikan sarapan dan makan siang.
Hal ini pun dibenarkan oleh Menteri Kesehatan Fiji, Dr James Fong. "Ya, dapur dibuka kembali pada jam 11 pagi setelah proses dekontaminasi," seperti dikutip dari RNZ.co.nz, Jumat (2/7/2021).
Dr Fong mengatakan Kementerian Kesehatan telah menugaskan pengemudi yang berasal dari bagian lain kementerian untuk mendukung pengiriman makanan dan dukungan kepada pasien yang ditampung di luar CWMH.
Baca juga: Dikunjungi Menlu Retno, Belanda Beri Indonesia 3 Juta Vaksin COVID-19
Lihat Juga :