Kronologi CIA Ubah Pandangan Asal-usul Covid-19, dari Kebocoran Laboratorium?

Minggu, 26 Januari 2025 - 16:20 WIB
loading...
Kronologi CIA Ubah Pandangan...
CIA ubah pandangan asal usul Covid 19. Foto/X/@Back_2TheMiddle
A A A
WASHINGTON - CIA kini meyakini "lebih mungkin" bahwa Covid-19 berasal dari insiden kebocoran laboratorium daripada sumber alami, sambil memperingatkan bahwa kesimpulan tersebut belum final.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu yang dibagikan oleh beberapa media, seorang juru bicara CIA mengatakan badan AS tersebut "menilai dengan keyakinan rendah bahwa asal usul pandemi Covid-19 yang terkait dengan penelitian lebih mungkin daripada asal usul alami berdasarkan laporan yang tersedia." Namun, badan tersebut mengatakan kedua skenario asal usul itu mungkin terjadi, dan bahwa evaluasi tersebut dapat berubah saat data baru tersedia.

Penilaian terbaru tersebut muncul setelah konfirmasi awal minggu ini atas John Ratcliffe sebagai direktur CIA, menyusul pencalonannya oleh Presiden AS Donald Trump. Ratcliffe telah menjadi pendukung vokal versi kebocoran laboratorium, menyebutnya "satu-satunya teori yang didukung oleh sains, intelijen, dan akal sehat." Setelah konfirmasi tersebut, Ratcliffe juga mengatakan penilaian CIA tentang asal-usul Covid akan menjadi "hal pertama bagi saya."

The Washington Post, mengutip sumber, melaporkan bahwa penilaian CIA telah selesai sebelum pelantikan Ratcliffe, tetapi dideklasifikasi dan dipublikasikan atas arahannya.

Baca Juga: Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Yordania dan Mesir
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved