Raja Judi Makau Stanley Ho Meninggal di Usia 98 Tahun

Selasa, 26 Mei 2020 - 22:00 WIB
loading...
A A A
Ho kehilangan monopoli perjudiannya pada tahun 2002 ketika Makau dibuka untuk kompetisi, tiga tahun setelah wilayah itu kembali ke pemerintahan China. Aset utama STDM, SJM, menghadapi persaingan yang semakin ketat dari lima operator berlisensi lainnya di Makau termasuk miliarder Amerika Serikat Sheldon Adelson's Sands China (1928.HK).

Regulator AS mengatakan Ho dikaitkan dengan triad atau geng kriminal, sebuah tuduhan yang telah dia bantah. Namun, Ho mendapatkan pujian dari banyak penduduk Hong Kong dan Makau karena gaya bisnisnya yang suka berkelahi dan pekerjaan dermawannya.

Dia memelopori apa yang dikenal di Makau sebagai sistem junket VIP, di mana para perantara bertindak atas nama kasino dengan memberikan kredit kepada para penjudi dan mengambil tanggung jawab untuk menagih utang.

Sambil terbang antara Hong Kong dan Makau dengan helikopter, Ho yang cekatan mencintai tenis dan dansa ballroom—istri keempatnya adalah seorang guru tari—memasuki usia 80-an tahun. Dia mendekati pusat perhatian dan sering menghiasi kolom gosip selebriti.

Dia memiliki empat istri dan 17 anak yang dikenal, dan terpaksa merestrukturisasi bisnisnya setelah pertempuran hukum pecah dalam keluarga pada 2012 karena berebut kekayaannya. (Baca: Ini Sosok Perawat Covid-19 Kenakan Celana Dalam dengan APD Transparan )

Lahir di Hong Kong pada tahun 1921 dan terkait dengan keluarga kaya Ho Tung keturunan China dan Eropa, pengasuhan istimewa Ho berumur pendek. Pada usia 13 tahun, ayahnya kehilangan segalanya di pasar saham dan melarikan diri ke Vietnam, meninggalkan istri dan anak-anaknya.

Ho bertekad untuk berhasil dan mendapat tempat di Universitas Hong Kong. Meskipun ada Perang Dunia II, keberuntungannya tetap bertahan. Dia meninggalkan sekolah dan bekerja selama tujuh hari untuk Departemen Layanan Serangan Udara sebelum Jepang menguasai Hong Kong.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved