Raja Judi Makau Stanley Ho Meninggal di Usia 98 Tahun

Selasa, 26 Mei 2020 - 22:00 WIB
loading...
Raja Judi Makau Stanley Ho Meninggal di Usia 98 Tahun
Raja judi Makau, Stanley Ho, meninggal dunia di usia 98 tahun pada Selasa (26/5/2020). Foto/REUTERS/Bobby Yip/File Photo
A A A
HONG KONG - Raja judi Makau, Stanley Ho , yang membangun kerajaan bisnis dari nol di bekas jajahan Portugal tersebut meninggal pada Selasa (26/5/2020). Sosok pebisnis flamboyan yang merupakan salah satu orang terkaya di Asia ini meninggal pada usia 98 tahun.

Meski dikenal sebagai raja judi, taipan yang suka menari ini menyarankan orang-orang terdekat dan tersayangnya untuk menghindari perjudian.

"Saya selalu memberi tahu anak-anak saya dan teman-teman baik saya; 'Demi Tuhan, jangan pernah bertaruh besar dan jika Anda bisa menghindarinya, jangan pernah bertaruh'," katanya kepada Far Eastern Economic Review pada 1999.

Dia telah memimpin salah satu bisnis judi paling menguntungkan di dunia melalui perusahaan andalannya, SJM Holdings (0880.HK), bernilai sekitar USD6 miliar.

Terlindung dari penantang oleh monopoli empat dekade pada perjudian, Ho membantu mengubah Makau dari semenanjung yang "mengantuk" yang dihiasi sarang judi tanpa jendela yang jorok menjadi pusat kasino terbesar di dunia.

Tetapi minat Ho di Makau, wilayah di pantai China tenggara di seberang muara Sungai Pearl di seberang Hong Kong, tidak terbatas pada roda roulette dan meja baccarat.



Perusahaan pribadinya, Sociedade de Turismo e Diversões de Macau atau STDM, memiliki saham mulai dari hotel-hotel mewah hingga helikopter dan balap kuda.

Ho kehilangan monopoli perjudiannya pada tahun 2002 ketika Makau dibuka untuk kompetisi, tiga tahun setelah wilayah itu kembali ke pemerintahan China. Aset utama STDM, SJM, menghadapi persaingan yang semakin ketat dari lima operator berlisensi lainnya di Makau termasuk miliarder Amerika Serikat Sheldon Adelson's Sands China (1928.HK).

Regulator AS mengatakan Ho dikaitkan dengan triad atau geng kriminal, sebuah tuduhan yang telah dia bantah. Namun, Ho mendapatkan pujian dari banyak penduduk Hong Kong dan Makau karena gaya bisnisnya yang suka berkelahi dan pekerjaan dermawannya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2094 seconds (11.97#12.26)