Eks Polisi Pembunuh George Floyd Divonis 22,5 Tahun Penjara
Sabtu, 26 Juni 2021 - 05:43 WIB
loading...
A
A
A
Pengacara Chauvin, Nelson, berpendapat bahwa negara tidak dapat membuktikan faktor-faktor yang memberatkan itu ada pada saat kematian Floyd dan mengutip pelanggaran juri, antara lain, sebagai alasan untuk tidak mengabulkannya.
Sebelumnya pada hari Jumat, Cahill membantah mosi oleh Nelson untuk sidang baru dan sidang untuk memeriksa klaim kesalahan juri.
Bereaksi terhadap hukuman itu, pengacara keluarga Floyd, Ben Crump, mencuit bahwa kalimat bersejarah membawa bangsa satu langkah lebih dekat ke penyembuhan.
Hukuman itu dijatuhkan hanya dua bulan setelah juri menyatakan dia bersalah atas pembunuhan tingkat dua, pembunuhan tingkat tiga, dan pembunuhan tingkat dua. Ketiga tuduhan itu berasal dari satu peristiwa yang sama di mana Chauvin berlutut dengan lututnya di leher Floyd selama lebih dari sembilan menit yang menjadi tontonan mengerikan. Chauvin tetap berada di penjara dengan keamanan maksimum sejak hukumannya.
Baca juga: Mantan Polisi Pembunuh George Floyd Dinyatakan Bersalah
Perselisihan itu terekam dalam rekaman ponsel dan memicu konflik yang meluas pada musim panas di Amerika Serikat (AS) antara polisi, pengunjuk rasa anti kebrutalan polisi, penjarah oportunistik, dan pembuat onar semi profesional di kedua sisi. Agitator bahkan mendirikan 'zona otonom' di kota-kota seperti Seattle, sementara kota-kota lain melihat pecahnya kekerasan datang dan pergi.
Sebelumnya pada hari Jumat, Cahill membantah mosi oleh Nelson untuk sidang baru dan sidang untuk memeriksa klaim kesalahan juri.
Bereaksi terhadap hukuman itu, pengacara keluarga Floyd, Ben Crump, mencuit bahwa kalimat bersejarah membawa bangsa satu langkah lebih dekat ke penyembuhan.
Hukuman itu dijatuhkan hanya dua bulan setelah juri menyatakan dia bersalah atas pembunuhan tingkat dua, pembunuhan tingkat tiga, dan pembunuhan tingkat dua. Ketiga tuduhan itu berasal dari satu peristiwa yang sama di mana Chauvin berlutut dengan lututnya di leher Floyd selama lebih dari sembilan menit yang menjadi tontonan mengerikan. Chauvin tetap berada di penjara dengan keamanan maksimum sejak hukumannya.
Baca juga: Mantan Polisi Pembunuh George Floyd Dinyatakan Bersalah
Perselisihan itu terekam dalam rekaman ponsel dan memicu konflik yang meluas pada musim panas di Amerika Serikat (AS) antara polisi, pengunjuk rasa anti kebrutalan polisi, penjarah oportunistik, dan pembuat onar semi profesional di kedua sisi. Agitator bahkan mendirikan 'zona otonom' di kota-kota seperti Seattle, sementara kota-kota lain melihat pecahnya kekerasan datang dan pergi.
(ian)
Lihat Juga :