Kemlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban Gedung Runtuh di AS
Jum'at, 25 Juni 2021 - 19:03 WIB
loading...
A
A
A
"Seperti ada bom yang meledak, tapi kami yakin bukan bom yang meledak. Anda hanya tidak melihat bangunan seperti ini runtuh di Amerika," kata Charles Burkett, Wali Kota Sufside, tempat bangunan runtuh itu berada.
"Tidak ada alasan bangunan tersebut runtuh seperti ini kecuali seseorang benar-benar menarik penyangga dari bawah, atau itu hanyut, atau ada lubang runtuhan, atau semacamnya karena baru saja runtuh," sambungnya.
Tragedi runtuhnya blok apartemen 12 lantai ini dinyatakan sebagai "peristiwa korban massal". Lantaran kondisi bangunan yang hancur dan banyaknya orang hilang, tragedi ini memicu tanggap darurat besar.
Videoonlinedari tragedi ini menunjukkan sebagian besar bangunan 12 lantai itu menjadi puing-puing, dengan interior apartemen terbuka. Baca juga: Tragedi Gedung Runtuh AS, 99 Orang Hilang: 'Seperti Ada Bom Meledak'
"Tidak ada alasan bangunan tersebut runtuh seperti ini kecuali seseorang benar-benar menarik penyangga dari bawah, atau itu hanyut, atau ada lubang runtuhan, atau semacamnya karena baru saja runtuh," sambungnya.
Tragedi runtuhnya blok apartemen 12 lantai ini dinyatakan sebagai "peristiwa korban massal". Lantaran kondisi bangunan yang hancur dan banyaknya orang hilang, tragedi ini memicu tanggap darurat besar.
Videoonlinedari tragedi ini menunjukkan sebagian besar bangunan 12 lantai itu menjadi puing-puing, dengan interior apartemen terbuka. Baca juga: Tragedi Gedung Runtuh AS, 99 Orang Hilang: 'Seperti Ada Bom Meledak'
(ian)
Lihat Juga :