Bantu AS, Ribuan Warga Afghanistan Akan Dievakuasi

Jum'at, 25 Juni 2021 - 01:03 WIB
loading...
A A A
Orang-orang itu telah memulai proses pengajuan visa imigran khusus yang tersedia bagi warga Afghanistan yang membantu Amerika selama perang yang hampir berusia 20 tahun. Pejabat itu menekankan bahwa upaya relokasi akan mematuhi hukum konsuler AS dan akan dikoordinasikan dengan Kongres.

"Gedung Putih merencanakan berbagai skenario termasuk relokasi tambahan atau opsi evakuasi jika perlu," ujar pejabat itu.

Dengan pasukan AS dan NATO menghadapi tenggat waktu 11 September untuk meninggalkan Afghanistan, pemerintahan Biden mendapat tekanan yang meningkat dari anggota parlemen, veteran, dan lainnya untuk mengevakuasi ribuan warga Afghanistan yang bekerja sebagai penerjemah atau yang membantu operasi militer AS di sana selama dua dekade pada masa lalu.

“Kami memiliki kewajiban moral untuk melindungi sekutu pemberani kami yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk kami, dan kami telah bekerja selama berbulan-bulan untuk melibatkan pemerintah dan memastikan ada rencana, dengan sedikit hasil nyata,” anggota parlemen dari Partai Republik Peter Meijer dari Michigan selama sidang DPR pekan lalu.

Terlepas dari dukungan bipartisan yang tidak biasa di Kongres, pemerintah AS belum secara terbuka mendukung evakuasi akan meredakan perang yang dimulai setelah serangan 9/11.

Baca juga: Afghanistan Memanas, Taliban Diduga Meroket Rumah Sakit hingga Terbakar

Pemerintahan Biden dan pejabat militer AS telah berbicara dengan hati-hati tentang relokasi, dan sebagian besar menghindari pembicaraan tentang evakuasi massal, di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang situasi keamanan yang genting bagi pemerintah Afghanistan dalam menghadapi berkurangnya kehadiran militer AS. Sebagian, para pejabat AS khawatir bahwa kata evakuasi dapat memicu kepanikan di Afghanistan, belum lagi memperumit situasi keamanan saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Armada Ke-5 AS di Bahrain, Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Berita Terkini
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved