Bantu AS, Ribuan Warga Afghanistan Akan Dievakuasi
Jum'at, 25 Juni 2021 - 01:03 WIB
loading...
A
A
A
Taliban mengeluarkan pernyataan awal bulan ini yang mengatakan mereka yang bekerja untuk AS dan kepentingan Barat tidak akan menjadi target. Meski begitu masih banyak pelarian koruptor, mereka yang merasa tidak aman dan ketakutan akan kekerasan dari Taliban serta komandan lokal yang menjadi sekutu AS memandang visa imigrasi khusus sebagai kesempatan terakhir mereka untuk meninggalkan negara mereka.
Sebagai bagian dari rencananya, Gedung Putih juga akan mendorong untuk memiliki sumber daya tambahan yang dikhususkan untuk memproses aplikasi visa imigrasi khusus untuk membantu mereka yang tetap di Afghanistan setelah penarikan militer AS tetapi ingin pergi ke AS, menurut pejabat.
Pejabat itu menambahkan bahwa pemerintan AS ingin bekerja dengan Kongres untuk menemukan perbaikan cepat untuk membuat proses aplikasi lebih efisien termasuk menghilangkan dokumen duplikat dan penyesuaian persyaratan yang tidak mempengaruhi keamanan nasional.
Upaya untuk mempercepat recana memindahkan warga Afghanistan yang membantu AS datang ketika Presiden Joe Biden akan bertemu dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Abdullah Abdullah, Ketua Dewan Tinggi untuk rekonsiliasi nasional pada Jumat.
Baca juga: AS Tarik Pasukan, 50 Distrik Afghanistan Jatuh ke Tangan Taliban
Sebagai bagian dari rencananya, Gedung Putih juga akan mendorong untuk memiliki sumber daya tambahan yang dikhususkan untuk memproses aplikasi visa imigrasi khusus untuk membantu mereka yang tetap di Afghanistan setelah penarikan militer AS tetapi ingin pergi ke AS, menurut pejabat.
Pejabat itu menambahkan bahwa pemerintan AS ingin bekerja dengan Kongres untuk menemukan perbaikan cepat untuk membuat proses aplikasi lebih efisien termasuk menghilangkan dokumen duplikat dan penyesuaian persyaratan yang tidak mempengaruhi keamanan nasional.
Upaya untuk mempercepat recana memindahkan warga Afghanistan yang membantu AS datang ketika Presiden Joe Biden akan bertemu dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Abdullah Abdullah, Ketua Dewan Tinggi untuk rekonsiliasi nasional pada Jumat.
Baca juga: AS Tarik Pasukan, 50 Distrik Afghanistan Jatuh ke Tangan Taliban
(ian)
Lihat Juga :