Manuver Rusia Tenggelamkan 'Kapal Induk' di Dekat Hawaii Bikin AS Khawatir

Rabu, 23 Juni 2021 - 02:00 WIB
loading...
Manuver Rusia Tenggelamkan...
Kapal-kapal perang Rusia melakukan latihan perang besar-besaran di lepas pantai Hawaii. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia
A A A
HONOLULU - Militer Rusia menenggelamkan sebuah kapal induk tiruan dalam latihan perang besar-besaran di dekat Hawaii. Manuver itu telah membuat militer Amerika Serikat (AS) khawatir, di mana kelompok tempur kapal induk Amerika bergerak mendakati lokasi latihan tersebut dan menyiagakan jet-jet tempur siluman F-22 yang bermarkas di Pearl Harbor.

Kementerian Pertahanan Rusia telah mengumumkan telah menenggelamkan sebuah kapal induk tiruan di wilayah lepas pantai hanya berjarak 35 mil dari Hawaii, wilayah yang jadi negara bagian AS.

Baca juga: AL Rusia Gelar Latihan Terbesar sejak Perang Dingin di Hawaii

Sedikitnya 20 kapal perang, kapal selam, dan kapal pendukung Rusia, diapit oleh 20 jet tempur, ikut serta dalam latihan tersebut—yang terbesar sejak Perang Dingin.

Militer Rusia awalnya mengatakan bahwa mereka berada 300 mil di lepas pantai Hawaii, namun gambar satelit 19 Juni yang belum dikonfirmasi menunjukkan mereka lebih dekat, yakni sekitar 35 mil dari Hawaii.

Militer Moskow juga mengatakan pasukan mereka berada pada jarak sekitar 2.500 mil tenggara Kepulauan Kuril.

Menurut laporan media AS, The Drive, kapal-kapal perang Rusia sedang melakukan manuver di wilayah antara 300 hingga 500 mil di sebelah barat pulau-pulau utama Hawaii.

Manuver besar-besaran itu telah membuat Pentagon khawatir. Sudah dua kali pada bulan ini—pada 14 dan 18 Juni—AS menerbangkan jet-jet tempur siluman F-22 dari Hawaii sebagai tanggapan atas penerbangan beberapa pesawat pembom Rusia.

Pesawat-pesawat pembom Moskow tidak memasuki perimeter Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) AS, sehingga mereka tidak dicegat.

Baca juga: Rusia Disalahkan atas Misteri Pengerahan 3 Jet Tempur F-22 Bersenjata Rudal di Hawaii
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Soroti Kasus Penyekapan...
Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Veronica Tan Ingatkan Bahaya Hubungan Toxic
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Berita Terkini
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved