Diancam Akan Diisolasi, China: AS Pemeras!

Selasa, 22 Juni 2021 - 20:04 WIB
loading...
Diancam Akan Diisolasi,...
China menyebut AS memeras setelah mengancam akan mengisolasi Beijing jika menolak kerja sama melakukan penyelidikan asal usul COVID-19. Foto/Ilustrasi
A A A
BEIJING - China menyesalkan upaya Amerika Serikat (AS) untuk "memeras" agar bekerja sama dalam upaya penelusuran lebih lanjut asal usul COVID-19 . Hal itu menanggapi pernyataan ajudan Gedung Putih yang memperingatkan Beijing akan menghadapi isolasi internasional jika menolak kerja sama untuk mencari asal usul COVID-19.

Sebelumnya penasihat keamanan nasional Presiden Joe Biden , Jake Sullivan mengatakan kepada Fox News bahwa AS dan sekutu utamanya dengan sengaja menumpuk tekanan pada China menjelang fase penyelidikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berikutnya.

"Pernyataan yang relevan oleh Amerika Serikat adalah pemerasan murni dan ancaman. China menyesalkan, menolak dan tidak akan pernah menerimanya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Beijing Zhao Lijian seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (22/6/2021).

Zhao mengatakan China telah membuat kontribusi positif pada upaya global untuk menemukan sumber virus Corona baru dengan dua kali menerima pakar WHO ke negara itu.

Dia mengacu pada dua misi WHO pada bulan Juli lalu dan Januari tahun ini. Yang pertama berakhir tanpa akses yang berarti ke area utama termasuk dugaan episentrum Wuhan, sedangkan investigasi lapangan kedua yang dilakukan lebih dari setahun setelah wabah dimulai menghasilkan laporan bersama WHO-China. Laporan itu menyimpulkan bahwa teori "kebocoran lab" yang kontroversial "sangat tidak mungkin."

Zhao mengatakan tidak ada alasan untuk menuduh China mengatakan tidak pada studi penelusuran asal usul COVID-19. Pejabat China menyebut komentar Sullivan menghasut dan sensasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
Viral! Tantri Kotak...
Viral! Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton Pria di Atas Panggung
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Breaking News! Kepala...
Breaking News! Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved