AS Tarik Sistem Rudal Patriot dari Arab Saudi, Riyadh Tunjukkan Kekuatannya

Senin, 21 Juni 2021 - 08:02 WIB
loading...
AS Tarik Sistem Rudal...
Sistem pertahanan udara milik Arab Saudi membidik dan menembak jatuh drone bersenjata Houthi Yaman. Foto/Al Arabiya
A A A
RIYADH - Militer Riyadh menunjukkan kekuatannya setelah Amerika Serikat (AS) menarik sistem pertahanan rudal Patriot dan THAAD dari Arab Saudi. Sebagai pembuktiannya, militer kerajaan telah menembak jatuh sekitar 17 drone bersenjata yang diluncurkan pemberontak Houthi Yaman dalam satu hari.

Washington pada hari Jumat pekan lalu mengatakan pihaknya mengurangi jumlah pasukan dan unit pertahanan udara yang dikerahkan ke Timur Tengah, termasuk baterai sistem pertahanan rudal Patriot dan THAAD, dari Arab Saudi.

Baca juga: Sasar Arab Saudi, 17 Drone Houthi Hancur Lebur

“Ini tidak akan memengaruhi pertahanan udara Saudi,” kata pejabat militer Arab Saudi, Turki al-Maliki, yang juga menjabat juru bicara Koalisi Arab pimpinan Saudi.

“Kami memiliki pemahaman yang kuat dengan...sekutu kami tentang ancaman di kawasan ini. Kami memang memiliki kemampuan untuk membela negara kami," ujarnya.

Penarikan tentara, jet tempur dan sistem pertahanan rudal AS dari Arab Saudi, Yordania, Kuwait dan Irak terjadi ketika pemerintahan Presiden Joe Biden berusaha meredakan ketegangan dengan Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut
Rekomendasi
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved