Erdogan Hingga Putin Ucapkan Selamat kepada Ebrahim Raisi

loading...
Erdogan Hingga Putin Ucapkan Selamat kepada Ebrahim Raisi
Presiden terpilih Iran, Ebrahim Raisi. Foto/Atlantic Council
TEHERAN - Ucapan selamat langsung membanjiri Ebrahim Raisi yang terpilih sebagai presiden Iran. Mulai dari Presiden Turki, Recep Tayyep Erdogan , sejumlah negara Timur Tengah , hingga Presiden Rusia Vladimir Putin . Kelompokgerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas , juga turut mengucapkan selamat.

Ebrahim Raeisi, kepala peradilan ultra-konservatif, mengumpulkan 17,92 juta suara dalam pemilihan hari Jumat, mengalahkan tiga saingannya dengan kemenangan telak. Jumlah pemilih secara keseluruhan adalah 48,8%, atau terendah dalam sejarah Iran.

Baca juga: Ulama Ebrahim Raisi Menjadi Presiden Baru Iran

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengucapkan selamat kepada Ebrahim Raisi atas keberhasilannya dalam pemilihan presiden Iran.

Menurut pernyataan Direktorat Komunikasi Turki, Erdogan berharap hasil pemilu akan mengarah pada Iran yang lebih makmur. Ia juga berharap hubungan Turki-Iran akan semakin menguat selama masa kepresidenan Raisi, dengan mengatakan bahwa dia siap untuk bekerja sama.

Dia menambahkan bahwa dia akan dengan senang hati mengunjungi Iran untuk pertemuan masa depan Dewan Kerjasama Tingkat Tinggi setelah pandemi COVID-19 berakhir seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (20/6/2021).



Sementara itu Presiden Rusia Vladimir Putin dengan cepat memberi selamat kepada Ebrahim Raisi. Ia pun menyoroti hubungan "tradisional ramah dan bertetangga baik" antara kedua negara.

“Hubungan antara negara kita secara tradisional bersahabat dan bertetangga baik. Saya berharap kegiatan Anda di jabatan tinggi ini akan berkontribusi pada pengembangan lebih lanjut kerja sama bilateral yang konstruktif di berbagai arah, serta kemitraan dalam urusan internasional. Ini sepenuhnya memenuhi kepentingan rakyat Rusia dan Iran, sejalan dengan penguatan keamanan dan stabilitas regional," kata Putin dalam sebuah pesan kepada Raisi, menurut Kremlin, yang dinukil dari US News.

Baca juga: Ebrahim Raisi: Presiden Iran Pertama yang Menjabat di Bawah Sanksi AS
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top