Fenomena Aneh, Jaring Laba-laba Selimuti Kota-kota Australia, Pertanda Apa?

Jum'at, 18 Juni 2021 - 07:01 WIB
loading...
Fenomena Aneh, Jaring...
Selimut jaring laba-laba di kota Victoria setelah hujan lebat di Australia. Foto/CAROLYN CROSSLEY
A A A
VICTORIA - Jaring laba-laba besar yang membentang di pepohonan dan padang rumput bermunculan di dekat kota-kota di Australia yang baru-baru ini dilanda banjir.

Penduduk di wilayah Gippsland Victoria mengatakan jaring laba-laba seperti kerudung itu muncul setelah berhari-hari hujan lebat.

Fenomena Aneh, Jaring Laba-laba Selimuti Kota-kota Australia, Pertanda Apa?


Di satu daerah, jaring laba-laba menutupi wilayah lebih dari satu kilometer di sepanjang jalan.

Baca juga: Turki Deportasi Pria Jepang Pembunuh dan Pemakan Anak Kucing

Para ahli mengatakan selimut jaring itu dibuat laba-laba sebagai taktik bertahan hidup yang dikenal sebagai "ballooning", saat laba-laba membuang sutra untuk naik ke tempat yang lebih tinggi.

Baca juga: Inggris Tulis ‘Wilayah Palestina yang Diduduki’ di Paspor, Bukannya Yerusalem

Kurator serangga senior dari Museum Victoria, Dr Ken Walker, mengatakan kemungkinan jutaan laba-laba telah melemparkan untaian jaring ke pohon-pohon di sekitarnya.

Baca juga: Bayi 21 Hari Dilarung di Sungai Gangga, Untung Ditemukan Tukang Perahu

"Laba-laba yang tinggal di tanah perlu keluar dari tanah dengan sangat cepat. Jaring sutra naik dan menangkap vegetasi dan mereka dapat melarikan diri," papar dia pada surat kabar The Age.

Fenomena Aneh, Jaring Laba-laba Selimuti Kota-kota Australia, Pertanda Apa?


Aktivitas laba-laba itu telah menciptakan lembaran besar "halus" yang menutupi lahan basah antara kota Sale dan Longford.

Anggota dewan lokal, Carolyn Crossley, mengatakan dia turun ke tanggul danau pada Senin malam untuk memeriksa kerusakan akibat banjir, dan dikejutkan oleh fenomena alam yang aneh itu.

Crossley mengatakan dia telah melihat efeknya sebelumnya, tetapi tidak dalam skala besar.

"Itu tidak menakutkan, itu indah. Semuanya hanya diselimuti jaring laba-laba yang indah ini, di seluruh pepohonan dan pagar," ujar dia kepada BBC.

"Matahari sedang terbenam pada saat itu dan cahayanya indah, hanya untuk melihatnya mengepul, gelombang ini melintasi lanskap," papar dia.

Dia mengatakan anyaman jaring itu muncul sebagai satu lembar, merangkak dengan laba-laba kecil.

"Fakta bahwa itu tidak terpisah, sepertinya laba-laba ini telah berkoordinasi untuk membuat instalasi seni lanskap yang luar biasa ini atau semacamnya," ujar dia.

Warga lokal lainnya, Amanda Traeger, mengatakan kepada BBC bahwa keluarganya awalnya salah mengira jaring itu sebagai jaring di sepanjang sisi jalan.

"Aku pernah melihatnya sebelumnya tapi tidak sebanyak ini. Itu benar-benar menakjubkan," ungkap dia.

Jaring halus itu diperkirakan akan hancur akhir pekan ini.

Penduduk setempat mengatakan pemandangan indah itu bagus untuk dilihat setelah cuaca buruk yang dialami pada hari-hari sebelumnya.

Hujan lebat dan angin kencang menerjang sebagian besar Victoria, menyebabkan banjir bandang dan kerusakan yang meluas pekan lalu. Dua orang ditemukan tewas di mobil mereka dalam insiden banjir terpisah.

Pihak berwenang menggambarkan badai itu sebagai bencana, dan ratusan rumah di negara bagian itu tetap tanpa aliran listrik.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved