Yordania dan Hamas Mungkin Segera Rekonsiliasi untuk Hadapi Israel

Jum'at, 11 Juni 2021 - 18:16 WIB
loading...
Yordania dan Hamas Mungkin...
Menlu Yordania Ayman Safadi. Foto/anadolu
A A A
AMMAN - Yordania dan Hamas mungkin berada di ambang rekonsiliasi dalam konfrontasi yang sedang berlangsung dengan Israel .

Ini terbukti selama serangan Israel terbaru terhadap warga Palestina di Yerusalem dan Jalur Gaza, Yordania mengungkapkan keinginannya membela rakyat Palestina.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Yordania Ayman Safadi menekankan hal ini dalam konferensi pers dengan Menlu Mesir Sameh Shoukry, di Amman pada Mei.

Baca juga: Pembantaian Masjid Selandia Baru akan Dibuat Film, Muslim Protes Keras

Kerajaan Hashemite Yordania menurut Safadi telah berhubungan dengan Hamas mengenai masalah ini.

Baca juga: Buat Provokasi, Pasukan Armenia Tembaki Tentara Azerbaijan Penjaga Perbatasan

Raja Abdullah dari Yordania mengatakan beberapa hari yang lalu bahwa mungkin ada "konspirasi" yang melawan Yordania dan Palestina untuk menetralisir peran Kerajaan Yordania dalam apa yang dilihat warga Yordania sebagai bagian integral dari identitas mereka.

Baca juga: Perubahan Hukum, Arab Saudi Izinkan Wanita Hidup Sendiri Tanpa Wali Pria

Selain perbatasan bersama mereka, Yordania dan Palestina dihubungkan oleh fakta bahwa sebagian besar penduduk Yordania berasal dari Palestina.

Selain itu, sekitar dua juta pengungsi Palestina tinggal di sepuluh kamp PBB di Yordania.

"Keadaan yang menghalangi pemerintah Yordania dan Hamas untuk berkomunikasi tidak ada lagi karena agresi terhadap Gaza memaksakan fakta baru di lapangan, yang mengharuskan pembukaan halaman baru dengan gerakan tersebut," ungkap Ahmed Said Nofal, pakar urusan Palestina dan Israel.

Profesor ilmu politik Ahmed Said Nofal mengaitkan perkembangan ini dengan fakta bahwa Hamas mewakili orang-orang di jalan karena pembelaannya atas Yerusalem dan Tempat Suci Al-Aqsa di Kota Tua.

Secara resmi, Al-Aqsa berada di bawah perwalian Yordania. Dengan mempertahankan tempat suci dari aksi Israel yang menodainya, Hamas pada dasarnya mendukung Kerajaan Yordania dalam perannya.

Kementerian Wakaf Agama di Yordania memiliki tanggung jawab atas tempat-tempat suci di Yerusalem, posisi yang tidak berubah oleh pendudukan Israel pada 1967.

"Pemerintah Yordania sadar Hamas menikmati popularitas besar, terutama karena perlawanan gerakan tersebut terhadap agresi Israel, yang berarti nyaman bagi Yordania untuk membangun kembali hubungan itu," ujar Nofal.

"Jika pemilu presiden dan legislatif Palestina berlangsung, ada keyakinan kuat bahwa Hamas akan menang," papar dia.

Dia menambahkan, “Memiliki hubungan dengan mereka yang dapat mengendalikan situasi di lapangan akan menjadi penting bagi Yordania.”

"Negara-negara kuat, termasuk Eropa dan AS, telah mulai membahas kemungkinan hubungan dengan Hamas, yang mengharuskan Yordania untuk proaktif, mengingat hubungan historisnya dengan perjuangan Palestina," pungkas dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved