Tentaranya Dibunuh saat Salat Subuh, Arab Saudi Eksekusi Pria Mesir

loading...
Tentaranya Dibunuh saat Salat Subuh, Arab Saudi Eksekusi Pria Mesir
Hadi bin Misfer Al Qahtani, tentara Arab Saudi yang dibunuh pria Mesir saat salat subuh. Foto/Riyadh Newspaper via Gulf News
MAKKAH - Seorang pria Mesir yang dihukum mati karena membunuh seorang tentara Arab Saudi saat salat Subuh telah dieksekusi mati. Pelaksanaan eksekusi itu diumumkan Kementerian Dalam Negeri setempat pada hari Rabu.

Menteri Dalam Negeri Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Nayef bin Abdulaziz, mem-posting foto tentara yang dibunuh di Twitter. Dia menggambarkannya sebagai prajurit martir yang heroik.

Baca juga: Teroris yang Tabrak Mati Keluarga Muslim Tertawa saat Keluar dari Truk



"Pembalasan telah dilakukan, semoga Tuhan mengampuni Anda, pahlawan,” tulis Pangeran Abdulaziz dalam posting tersebut, seperti dikutip Gulf News, Kamis (10/6/2021).

Tentara yang dibunuh ketika sedang salat itu adalah Hadi bin Misfer Al Qahtani. Dia merupakan tentara yang ditugaskan untuk patroli keamanan di provinsi Jeddah saat pembunuhan terjadi.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan mengatakan terpidana mati yang dieksekusi adalah Walid Sami Al Zuhairi, seorang pria Mesir. Dia melakukan kejahatan terhadap Al Qahtani ketika korban sedang salat di aula sebuah pompa bensin.

Tak disebutkan kapan pembunuhan terhadap tentara itu terjadi. Namun, Al Zuhairi dilaporkan melakukannya dengan motif terorisme.

Baca juga: Kim Jong-un Mendadak Lebih Ramping usai Menghilang, Picu Spekulasi soal Kesehatannya

Pelaku memanfaatkan tentara yang sedang sendirian di dalam aula dan menikamnya beberapa kali sebelum melarikan diri dari tempat kejadian.

Pihak berwenang berhasil menangkapnya dan menyita senjata yang digunakan dalam kejahatan tersebut. Pembunuh itu mengakui kejahatannya dan mengakui afiliasinya dengan kelompok teroris Daesh atau ISIS.



Pengadilan pidana mendakwa terdakwa dengan pembunuhan dan afiliasi dengan kelompok teroris dan menjatuhkan hukuman mati. Hukuman itu kemudian dikuatkan oleh Mahkamah Agung.
(min)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top