Presiden Prancis Emmanuel Macron Ditampar Wajahnya, 2 Orang Ditangkap
Rabu, 09 Juni 2021 - 08:42 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sistem Rudal Suriah Tembak Jatuh Rudal-rudal Israel di Langit Damaskus
Perdana Menteri Jean Castex mencapnya sebagai penghinaan terhadap demokrasi. “Sangat jelas bahwa demokrasilah yang menjadi sasaran,” katanya kepada Majelis Nasional hanya beberapa menit setelah insiden itu, kemarin.
Para anggota parlemen juga dengan suara bulat mengecam insiden tersebut dan menyatakan dukungan mereka terhadap Macron.
Bahkan beberapa lawan politik presiden menyatakan solidaritas dengannya. “Jika debat demokrasi bisa menjadi pahit, itu sama sekali tidak dapat mentoleransi kekerasan fisik,” kata ketua Partai National Rally, Marine Le Pen.
"Sangat mengutuk agresi fisik yang tidak dapat ditoleransi yang menargetkan presiden republik," ujarnya di Twitter.
Pemimpin partai sayap kiri France Unbowed, Jean-Luc Melenchon, juga mengatakan dia bersolidaritas dengan Macron sambil mencap penyerang sebagai anggota "royalis ekstrem kanan".
“Tidak ada perselisihan yang dapat membenarkan serangan fisik. Mudah-mudahan, kali ini semua orang akhirnya mengerti,” katanya.
Perdana Menteri Jean Castex mencapnya sebagai penghinaan terhadap demokrasi. “Sangat jelas bahwa demokrasilah yang menjadi sasaran,” katanya kepada Majelis Nasional hanya beberapa menit setelah insiden itu, kemarin.
Para anggota parlemen juga dengan suara bulat mengecam insiden tersebut dan menyatakan dukungan mereka terhadap Macron.
Bahkan beberapa lawan politik presiden menyatakan solidaritas dengannya. “Jika debat demokrasi bisa menjadi pahit, itu sama sekali tidak dapat mentoleransi kekerasan fisik,” kata ketua Partai National Rally, Marine Le Pen.
"Sangat mengutuk agresi fisik yang tidak dapat ditoleransi yang menargetkan presiden republik," ujarnya di Twitter.
Pemimpin partai sayap kiri France Unbowed, Jean-Luc Melenchon, juga mengatakan dia bersolidaritas dengan Macron sambil mencap penyerang sebagai anggota "royalis ekstrem kanan".
“Tidak ada perselisihan yang dapat membenarkan serangan fisik. Mudah-mudahan, kali ini semua orang akhirnya mengerti,” katanya.
(min)
Lihat Juga :