Sistem Rudal Suriah Tembak Jatuh Rudal-rudal Israel di Langit Damaskus

loading...
Sistem Rudal Suriah Tembak Jatuh Rudal-rudal Israel di Langit Damaskus
Serangan rudal Israel di wilayah Suriah. Foto ini sekadar dokumentasi dari serangan Israel di Suriah sebelumnya. Foto/SANA/Handout via REUTERS
DAMASKUS - Sistem pertahanan rudal Suriah menembak jatuh beberapa dari rudal Israel yang menyerang Damaskus pada Selasa tengah malam. Selain Damaskus, kota Homs juga jadi target serangan.

Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, pada Rabu (9/6/2021) melaporkan bahwa serangan sejumlah rudal Zionis diluncurkan dari wilayah udara Lebanon.

Baca juga: Sungai Gangga Menjadi Hijau Picu Kepanikan Publik India, Ini Penyebabnya



Penduduk Damaskus melalui Facebook melaporkan ada ledakan sangat keras yang mengguncang ibu kota. Belum jelas apakah ledakan itu akibat rudal Zionis yang menghantam daratan atau akibat intersepsi oleh sistem pertahanan rudal Damaskus.

Sejauh ini belum ada laporan tentang korban jiwa.

Militer Suriah mengonfirmasi bahwa mereka sistem pertahanan udara mereka telah menembak jatuh beberapa rudal yang ditembakkan oleh Israel.

“Sistem pertahanan udara kami menangkis rudal-rudal agresor dan menembak jatuh beberapa di antaranya,” kata Kementerian Pertahanan Suriah yang dilansir SANA.

Baca juga: Empat Orang Sekeluarga Ditabrak Mati dengan Pickup karena Mereka Muslim

Israel, seperti sebelum-sebelumnya, tidak mengomentari serangan rudal seperti yang dituduhkan pemerintah Suriah. Namun, militer Zionis tersebut sering meluncurkan rudal terhadap apa yang Tel Aviv gambarkan sebagai target Iran di negara Presiden Bashar al-Assad.

Serangan sebelumnya terjadi pada awal Mei lalu di provinsi Latakia—tepat sebelum Israel terlibat dalam perang berdarah 11 hari dengan Hamas dan Jihad Islam Palestina di Gaza.



Serangan Selasa malam terhadap Damaskus dan Homs terjadi di akhir masa jabatan Benjamin Netanyahu sebagai perdana menteri Israel. Setelah 12 tahun berkuasa, ia dijadwalkan akan digantikan oleh pemerintahan baru yang dipimpin oleh mantan ajudannya; Naftali Bennett dan politisi oposisi Yair Lapid, dengan dukungan dari sebuah partai Islam Arab.

Sementara itu, Presiden Suriah Bashar al-Assad baru-baru ini memenangkan pemilihan presiden dengan meraih 95 persen suara.
(min)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top