Ingin Makzulkan Biden, Trump Incar Kursi Ketua DPR

Sabtu, 05 Juni 2021 - 13:41 WIB
loading...
Ingin Makzulkan Biden,...
Mantan Presiden AS Donald Trump memberi sinyal akan maju pada pemilu sela 2022. Foto/Business Insider
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan akan mempertimbangkan maju dalam pemilu sela 2022 dalam upaya untuk menjadi Ketua DPR. Setelah itu, ia akan meluncurkan penyelidikan pemakzulan terhadap Presiden Joe Biden .

Trump melontarkan ide itu selama wawancara yang disiarkan oleh pembawa acara radio sayap kanan Wayne Allyn Root pada Jumat sore. Mantan penasihat Trump Steve Bannon pertama kali menggembar-gemborkan Trump mencalonkan diri di Kongres untuk mengambil alih Ketua DPR pada bulan Februari. Root mengemukakan gagasan itu dengan Trump secara langsung selama wawancara.

“Mengapa tidak, daripada menunggu 2024, dan saya berharap Anda akan mencalonkan diri pada 2024 tetapi mengapa tidak mencalonkan diri pada 2022 untuk Kongres Amerika Serikat? Kursi DPR di Florida. Kemenangan besar. Pimpin kami ke kemenangan telak yang dramatis. Ambil DPR dengan 50 kursi. Dan kemudian Anda menjadi Ketua DPR, memimpin pemakzulan Biden dan memulai penyelidikan kriminal terhadap Biden. Anda akan melenyapkannya selama dua tahun terakhir ini," kata Root dengan penuh semangat.

Baca juga: Biden Hapus Kebijakan Anti Migran, Trump Mencak-mencak

"Begitu...itu sangat menarik," jawab Trump.

"Lakukan! Kamu akan menjadi pahlawan rakyat!" Root menjawab.

"Ya, Anda tahu itu sangat menarik," tambah Trump seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (5/6/2021).

Dia mengatakan beberapa sebelumnya menyarankan dia mencalonkan diri sebagai Senat.

"Tapi tahukah Anda, ide Anda mungkin lebih baik. Ini sangat menarik," imbuhnya.

Right Wing Watch pertama kali melaporkan pernyataan tersebut.

Baca juga: Seumur Jagung, Blog Donald Trump Ditutup Sebulan Setelah Diluncurkan

Bannon memaparkan rencana yang sama pada pertengahan Februari lalu selama pidato yang dia buat untuk Partai Republik Boston.

"Dia (Trump) akan kembali kepada kita. Kita akan meraih kemenangan besar pada 2022, dan dia akan memimpin kita pada 2024," kata mantan pejabat pemerintahan Trump itu.

"Kita benar-benar menyingkirkan Nancy Pelosi, dan tindakan pertama Presiden Trump sebagai Ketua adalah memakzulkan Joe Biden karena kegiatannya yang tidak sah mencuri kursi kepresidenan," seru Bannon.

Newsweek menghubungi kantor Trump untuk memberikan komentar lebih lanjut tetapi tidak menerima tanggapan.

Bahkan jika Trump memilih untuk mencalonkan diri untuk kursi DPR pada tahun 2022, dia harus memenangkan perlombaan itu dan Partai Republik harus mengambil kendali DPR agar dia memiliki kesempatan untuk menjadi ketua kamar legislatif. Saat ini, Pemimpin Minoritas DPR Kevin McCarthy, seorang Republikan California, dipandang sebagai yang terdepan untuk menjadi Ketua DPR jika kandidat Partai Republik berhasil membalikkan keadaan di DPR dalam pemilihan paruh waktu.

Baca juga: Trump Kecam Biden, Sebut Tak Becus Lindungi Israel

Khususnya, Trump juga memberi sinyal dalam pernyataan hari Jumat bahwa dia berencana untuk mencalonkan diri sebagai presiden lagi di masa depan.

Trump belum secara resmi mengumumkan rencana untuk mencalonkan diri lagi sebagai presiden pada 2024, meskipun ia secara luas diyakini serius mempertimbangkannya. Jajak pendapat menunjukkan bahwa dia akan menjadi pelopor yang jelas, dengan sebagian besar survei menunjukkan mayoritas pemilih Partai Republik mengatakan bahwa mereka akan mendukungnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved