Nigeria Larang Twitter Setelah Hapus Tweet Presiden Buhari

Sabtu, 05 Juni 2021 - 09:04 WIB
loading...
Nigeria Larang Twitter...
Nigeria melarang Twitter setelah menghapus tweet Presiden Buhari. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
LAGOS - Pemerintah Nigeria mengatakan telah "menangguhkan tanpa batas waktu" operasional Twitter di negara itu. Demikian pengumuman yang dikeluarkan oleh Kementerian Informasi dan Kebudayaan Nigeria dalam sebuah pernyataan.

"Pemerintah Federal telah menangguhkan, tanpa batas waktu, operasi layanan microblogging dan jejaring sosial, Twitter, di Nigeria," bunyi pengumuman itu seperti dikutip dari CNN, Sabtu (5/6/2021).

Pernyataan itu, yang diposting di akun Twitter resmi kementerian pada Jumat malam, menuduh perusahaan media sosial asal Amerika itu mengizinkan platformnya digunakan untuk kegiatan yang mampu merusak keberadaan perusahaan Nigeria.

Baca juga: Kapal Sarat Penumpang Tenggelam di Sungai Nigeria, 60 Tewas

Penangguhan itu terjadi dua hari setelah Twitter menghapus tweet oleh Presiden Muhammadu Buhari yang secara luas dianggap ofensif.

Dalam tweet pada hari Selasa, pemimpin Nigeria mengancam akan berurusan dengan orang-orang di tenggara negara itu, yang dia tuduh atas serangan terhadap infrastruktur publik di wilayah tersebut secara terus-terusan.

"Banyak dari mereka yang berperilaku buruk saat ini terlalu muda untuk menyadari kehancuran dan hilangnya nyawa yang terjadi selama Perang Saudara Nigeria. Kami yang berada di medan perang selama 30 bulan, yang menjalani perang, akan memperlakukan mereka dalam bahasa yang mereka mengerti," tulis Buhari dalam tweet yang sekarang dihapus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?
Langka, Pilot Ini Selamatkan...
Langka, Pilot Ini Selamatkan 80 Penumpang dari Pesawat yang Mesinnya Meledak di Udara
Inggris Diperintahkan...
Inggris Diperintahkan Bayar Rp9,6 Triliun untuk Ganti Rugi Pembunuhan Era Kolonial
Serangan AS di Nigeria...
Serangan AS di Nigeria Salah Sasaran, Banyak Desa Tak Berafiliasi ISIS Jadi Korban
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Presiden Iran Dikabarkan...
Presiden Iran Dikabarkan Mundur karena Konflik dengan IRGC, Begini Faktanya!
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Segel Mobil Mewah
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Breaking News! Silmy...
Breaking News! Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved