Indonesia Jadi Tamu Kehormatan Pameran Investasi dan Perdagangan di Chongqing

Senin, 31 Mei 2021 - 18:52 WIB
loading...
Indonesia Jadi Tamu...
Dubes RI untuk China Djauhari Oratmangun. Foto/kbri beijing
A A A
BEIJING - Indonesia melalui KBRI Beijing pada 20-23 Mei 2021 menjadi Tamu Kehormatan (Guest of Honor) “The Third Western China International Fair for Investment and Trade”, WCIFIT ke-3, yang diselenggarakan Pemerintah Kota Chongqing Municipal (setingkat provinsi), di Chongqing Yuelai International Convention Center, China .

Didukung Indonesia Chamber of Commerce in China (INACHAM), sebanyak 8 perusahaan makanan dan minuman Indonesia yang berbasis di China, yaitu PT Artha Bersama Gemilang, Papatonk, Kapal Api, Mayora Group, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, YanTyTy, Indofood dan Dalian Jaya International Trading Co Ltd, berpartisipasi dalam Paviliun Nasional Indonesia seluas 11,5 m x 11,5 m, atau total 132 meter persegi.

Indonesia Jadi Tamu Kehormatan Pameran Investasi dan Perdagangan di Chongqing


Kemendag RI, Kemenparekraf RI serta Kantor Perwakilan BI Beijing turut mendukung Paviliun Indonesia melalui diseminasi brosur dan video promosi Tourism, Trade and Investment (TTI) Indonesia.

Baca juga: Liga Arab Sambut Keputusan Dewan HAM Bentuk Komisi Investigasi Selidiki Kejahatan Israel

Berbagai produk yang ditampilkan merupakan produk-produk unggulan Indonesia yang selama ini telah eksis di pasar China.

Baca juga: Iran Adili Warga Prancis atas Dugaan Spionase

Kopi, wafer, mie instan dan kerupuk udang menjadi favorit para pengunjung dari berbagai generasi.

Baca juga: Bos Pasukan Quds Iran: Orang-orang Israel Harus 'Kembali' ke AS dan Eropa

Sedangkan produk sarang burung walet (SBW), mendapatkan segmen khusus dari para konsumen wanita China yang percaya khasiat produk tersebut bagi kesehatan dan kecantikan.

Pada pembukaan hari pertama yang khusus dibuka untuk para pebisnis, Pavilion Indonesia dikunjungi lebih dari 200 pengusaha setempat yang ingin menjajaki kemungkinan menjadi hub distributor produk-produk tersebut di wilayah Chongqing.

Pada hari selanjutnya sampai penutupan, terdapat rata-rata 500-700 pengunjung yang mendatangi Pavilion Indonesia setiap hari.

Paviliun Indonesia terletak diantara Paviliun Nasional Vietnam dan Kolombia yang dalam WCIFIT ke-3 juga menjadi Tamu Kehormatan, serta berada dalam area khusus Paviliun Internasional bersama dengan Laos, Kenya, Jepang, Mauritius, Kenya, Tanzania, Norwegia, Uruguay, Pakistan, Aljazair, Inggris, Islandia, Israel, Ethiopia dan Guinea Bissau.

"Selain Forum Bisnis, Indonesia juga menampilkan pertunjukan budaya dalam keikutsertaan sebagai Tamu Kehormatan WCIFIT ke-3 ini, untuk lebih mengoptimalkan rangkaian promosi TTI Indonesia di wilayah Chongqing, yang menjadi salah satu kota dengan perekonomian tertinggi di Tiongkok," ungkap Dubes RI di Beijing Djauhari Oratmangun.

Dalam promosi budaya tersebut, Dubes Djauhari bersama sanggar tari binaan KJRI Guangzhou dan staf KBRI Beijing turut memandu para penonton untuk ikut dalam tarian tradisional diiringi lagu “Goyang Tobelo”.

WCIFIT merupakan kegiatan tahunan yang pertama kali digelar Pemkot Chongqing pada 2018 sebagai forum penting mempromosikan pertukaran dan kerja sama regional serta perdagangan dan investasi luar negeri.

WCIFIT ke-3 bertema “Joining Hands with the West for a Bright Future” menempati total area seluas 110 ribu meter persegi dan diikuti 46 ribu exhibitors dan pengunjung.

Berdasarkan perhitungan statistik sampai hari terakhir pameran, total lebih dari 40 negara, 26 kota dan provinsi, 1 daerah administratif khusus, 6 kota besar serta lebih dari 4100 perusahaan berpartisipasi dalam pameran.

Selain itu, sebanyak 359 perjanjian kerja sama investasi dan perdagangan senilai total RMB 357,82 miliar (setara USD55,64 miliar) ditandatangani selama pameran berlangsung.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Berita Terkini
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved