Mantan Napi Serang Kantor Polisi Prancis, Seorang Polwan Ditikam
Sabtu, 29 Mei 2021 - 05:39 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pria Tunisia Tikam Polisi Wanita Hingga Tewas di Prancis
Mengatasi ancaman keamanan dalam negeri kemungkinan besar akan menjadi pusat kampanye menjelang pemilihan presiden tahun depan.
Marine Le Pen, pemimpin sayap kanan dan penantang terkuat Emmanuel Macron, mengatakan presiden lemah dalam hal keamanan dan polisi membutuhkan lebih banyak perlindungan.
"Saya menolak untuk menerima bahwa serangan terhadap polisi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kita pada akhirnya harus berjuang melawan kebiadaban ini dan tidak pernah, sama sekali tidak pernah, terbiasa dengan itu," tulis Le Pen di Twitter setelah serangan itu.
Baca juga: Polwan Ditikam Hingga Tewas, Prancis Luncurkan Penyelidikan Teror
Mengatasi ancaman keamanan dalam negeri kemungkinan besar akan menjadi pusat kampanye menjelang pemilihan presiden tahun depan.
Marine Le Pen, pemimpin sayap kanan dan penantang terkuat Emmanuel Macron, mengatakan presiden lemah dalam hal keamanan dan polisi membutuhkan lebih banyak perlindungan.
"Saya menolak untuk menerima bahwa serangan terhadap polisi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kita pada akhirnya harus berjuang melawan kebiadaban ini dan tidak pernah, sama sekali tidak pernah, terbiasa dengan itu," tulis Le Pen di Twitter setelah serangan itu.
Baca juga: Polwan Ditikam Hingga Tewas, Prancis Luncurkan Penyelidikan Teror
(ian)
Lihat Juga :