Google Sarankan Keffiyeh Palestina sebagai Simbol Terorisme, Netizen Marah Besar
Kamis, 27 Mei 2021 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Rusia dan Arab Saudi Makin Mesra, Gabung Kekuatan di Luar Angkasa
Pekan lalu, sekelompok karyawan Google yang beragama Yahudi meminta perusahaan tersebut meningkatkan dukungannya kepada warga Palestina di tengah kampanye pemboman mematikan Israel di Gaza yang menewaskan lebih dari 270 orang, termasuk 67 anak-anak.
Dalam surat mereka kepada CEO Sundar Pichai, mereka menulis, "Kami keberatan dengan penggabungan Israel dengan orang-orang Yahudi, menegaskan bahwa anti-Zionisme bukanlah antisemitisme."
"Google adalah mesin telusur terbesar di dunia dan setiap penindasan atas kebebasan berekspresi yang terjadi di dalam perusahaan itu berbahaya, tidak hanya bagi karyawan Google secara internal tetapi juga bagi semua orang di seluruh dunia," tambah mereka.
Pekan lalu, sekelompok karyawan Google yang beragama Yahudi meminta perusahaan tersebut meningkatkan dukungannya kepada warga Palestina di tengah kampanye pemboman mematikan Israel di Gaza yang menewaskan lebih dari 270 orang, termasuk 67 anak-anak.
Dalam surat mereka kepada CEO Sundar Pichai, mereka menulis, "Kami keberatan dengan penggabungan Israel dengan orang-orang Yahudi, menegaskan bahwa anti-Zionisme bukanlah antisemitisme."
"Google adalah mesin telusur terbesar di dunia dan setiap penindasan atas kebebasan berekspresi yang terjadi di dalam perusahaan itu berbahaya, tidak hanya bagi karyawan Google secara internal tetapi juga bagi semua orang di seluruh dunia," tambah mereka.
(sya)
Lihat Juga :