Google Sarankan Keffiyeh Palestina sebagai Simbol Terorisme, Netizen Marah Besar

Kamis, 27 Mei 2021 - 09:12 WIB
loading...
Google Sarankan Keffiyeh...
Seorang wanita memakai syal ikonik Palestina keffiyeh. Foto/wikipedia
A A A
JALUR GAZA - Para pengguna media sosial mengecam keras Google karena mengaitkan syal ikonik Palestina keffiyeh dengan "terorisme".

Saat pengguna melakukan search Google dengan menanyakan, “Syal apa yang dikenakan teroris di kepala mereka?”

Secara mengejutkan, Google menjawab pertanyaan itu dengan menampilkan gambar syal keffiyeh Palestina yang dikenakan di kepala atau leher, di samping gambar teroris yang mengibarkan bendera ISIS, atau bahkan wanita Muslim yang mengenakan jilbab atau kerudung.

Baca juga: Bos Hizbullah Lebanon: Serangan ke Yerusalem Berarti Perang Regional

Selama agresi Israel terbaru di Jalur Gaza, para pengguna media sosial menyoroti keterlibatan berbagai platform media sosial yang dianggap lebih mendukung Israel.

Baca juga: Calon Bos Angkatan Udara AS Janji Setop Produksi Suku Cadang F-35 di Turki

Hal itu lantaran Facebook, Instagram, dan Tik Tok menyensor konten yang menyoroti narasi Palestina dan agresi Israel.

Baca juga: Rusia dan Arab Saudi Makin Mesra, Gabung Kekuatan di Luar Angkasa

Pekan lalu, sekelompok karyawan Google yang beragama Yahudi meminta perusahaan tersebut meningkatkan dukungannya kepada warga Palestina di tengah kampanye pemboman mematikan Israel di Gaza yang menewaskan lebih dari 270 orang, termasuk 67 anak-anak.

Dalam surat mereka kepada CEO Sundar Pichai, mereka menulis, "Kami keberatan dengan penggabungan Israel dengan orang-orang Yahudi, menegaskan bahwa anti-Zionisme bukanlah antisemitisme."

"Google adalah mesin telusur terbesar di dunia dan setiap penindasan atas kebebasan berekspresi yang terjadi di dalam perusahaan itu berbahaya, tidak hanya bagi karyawan Google secara internal tetapi juga bagi semua orang di seluruh dunia," tambah mereka.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved