India Dihajar Badai Besar Kedua dalam Sepekan, 1,1 Juta Orang Mengungsi

Rabu, 26 Mei 2021 - 16:31 WIB
loading...
India Dihajar Badai...
Posisi badai Yaas yang akan mendarat di negara bagian Orissa, India. Foto/departemen meteorologi india
A A A
NEW DELHI - Lebih dari 1,1 juta orang di India telah dievakuasi karena badai kuat diperkirakan menghantam pantai timurnya pada Rabu (26/5) waktu setempat.

Badai Yaas yang telah meningkat menjadi "badai siklon yang sangat parah" akan menghantam negara bagian Orissa, dikenal juga sebagai Odisha, dan Benggala Barat.

Ini adalah badai kedua yang melanda negara itu dalam sepekan, setelah Badai Tauktae menewaskan lebih dari 90 orang.

Baca juga: Software Deteksi Emosi AI Dites pada Etnis Uighur di Xinjiang

Badai itu terjadi ketika India berjuang menangani gelombang kedua wabah Covid-19-nya.

Baca juga: Bos Hizbullah Lebanon: Serangan ke Yerusalem Berarti Perang Regional

Pejabat departemen cuaca memperkirakan kecepatan angin 150km per jam bergerak 180km per jam ketika badai menghantam.

Baca juga: Calon Bos Angkatan Udara AS Janji Setop Produksi Suku Cadang F-35 di Turki

Peringatan bahaya tinggi telah dikeluarkan untuk dua pelabuhan utama, dan "peringatan merah" telah dikeluarkan untuk beberapa distrik di Orissa.

Permukaan laut diperkirakan naik akibat gelombang badai hingga tiga meter dan menggenangi daerah dataran rendah.

Pejabat distrik di Orissa dan negara bagian Benggala Barat mengatakan ada jutaan orang yang tinggal di daerah pesisir yang rentan.

Hampir 1.200 tempat penampungan telah dibersihkan sesuai norma keselamatan Covid-19, dan tim kesehatan telah dikerahkan di sana.

“Namun ada kekhawatiran akan sulit mempertahankan protokol jarak sosial karena lebih dari satu juta orang dievakuasi ke tempat penampungan,” ungkap laporan kantor berita ANI.

Penjaga Pantai India mengatakan di Twitter bahwa semua 265 kapal penangkap ikan yang dilaporkan berada di laut di Teluk Benggala telah kembali dengan selamat ke pelabuhan.

Tim tanggap bencana, pesawat dan kapal bersiaga saat badai melanda pantai timur.

Tentara India telah mengerahkan 17 tim penyelamat dan bantuan yang terdiri dari personel khusus dengan peralatan dan perahu karet.

Negara bagian Andhra Pradesh, Jharkhand dan Tamil Nadu di pantai timur juga kemungkinan besar akan terpengaruh, dengan lebih dari 50 tim penyelamat telah dikirim ke negara bagian ini.

Badai Yaas datang pada saat India sedang berjuang melawan gelombang kedua yang mematikan dari infeksi Covid-19, dan sistem perawatan kesehatan sudah terlalu kelelahan.

Krematorium, kuburan, dan rumah sakit sudah berfungsi dengan kapasitas penuh dengan peningkatan pesat dalam kasus dan kematian, meskipun ada penurunan relatif dalam infeksi baru sekarang, menurut data resmi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Dishub DKI Siapkan Rekayasa...
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved