Software Deteksi Emosi AI Dites pada Etnis Uighur di Xinjiang

loading...
Software Deteksi Emosi AI Dites pada Etnis Uighur di Xinjiang
SenseTime merupakan salah satu perusahaan kecerdasan buatan asal China yang mengembangkan teknologi pengenalan wajah. Foto/Gilles Sabrie/The New York Times
BEIJING - Sistem kamera yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan pengenalan wajah yang dimaksudkan untuk mengungkapkan keadaan emosi telah diuji pada Uighur di Xinjiang, China .

Laporan terbaru itu diungkapkan BBC. Seorang insinyur perangkat lunak mengklaim telah memasang sistem seperti itu di kantor polisi di provinsi Xinjiang.

Seorang pembela hak asasi manusia yang diperlihatkan bukti menggambarkannya sebagai hal yang mengejutkan.

Dalam salah satu foto yang diperlihatkan, tampak data dari sistem bertujuan mengindikasikan kondisi pikiran seseorang, dengan merah menyatakan negatif atau kondisi pikiran cemas.



Software Deteksi Emosi AI Dites pada Etnis Uighur di Xinjiang


Kedutaan Besar (Kedubes) China di London belum menanggapi secara langsung klaim tersebut tetapi mengatakan hak politik dan sosial di semua kelompok etnis dijamin.

Baca juga: Bos Hizbullah Lebanon: Serangan ke Yerusalem Berarti Perang Regional

Xinjiang adalah rumah bagi 12 juta etnis minoritas Uighur yang sebagian besar beragama Islam.

Baca juga: Rusia dan Arab Saudi Makin Mesra, Gabung Kekuatan di Luar Angkasa
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top