7 Negara yang Melegalkan Poliandri, Ada yang Menikahi Anak Sulung Laki-Laki dalam Keluarga

Rabu, 13 November 2024 - 12:30 WIB
loading...
7 Negara yang Melegalkan...
Poliandri dipraktekkan di berbagai negara di dunia. Foto/hpgeneralstudies.com
A A A
NEW DELHI - Terdapat tujuh negara yang melegalkan poliandri. Pada dasarnya kebanyakan negara ini tidak melindungi poliandri secara hukum, namun ada suku dalam negara tersebut yang melakukan praktek poliandri karena merupakan salah satu identitas budaya mereka.

Poliandri berasal dari bahasa Yunani yakni ‘polys’ yang berarti banyak dan ‘andras’ berarti manusia, secara harfiah diterjemahkan ‘banyak pria’. Secara harfiah poliandri diartikan sebagai seorang wanita yang bisa memiliki lebih dari satu suami.

Hingga saat ini poliandri dianggap sebagai hal tabu di berbagai negara. Namun di beberapa suku yang menempati wilayah tertentu, praktek poliandri ini sudah biasa dilakukan dan bahkan menjadi identitas budaya mereka.

7 Negara yang Melegalkan Poliandri

1. China


China menjadi negara yang melegalkan poliandri disebabkan karena sejumlah penduduk di wilayah terpencil di Pegunungan Himalaya melakukannya. Salah satu suku yang melegalkan praktek tersebut bernama Mosuo yang berada di Danau Lugu.

Kebanyakan praktek poliandri di wilayah tersebut dilakukan karena faktor ekonomi. Kebanyakan masyarakat berada di garis kemiskinan sehingga tidak dapat membentuk keluarga yang normal pada umumnya, sehingga seorang wanita bisa saja ditopang oleh dua atau lebih laki-laki.

2. Paraguay


Selanjutnya ada Suku Bororo yang mendiami sepanjang hulu Sungai Paraguay. Suku tersebut termasuk dalam keluarga Suku Indian Amerika Selatan yang jumlahnya mungkin kurang dari 1.000 orang menurut Britannica.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
Berita Terkini
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved