Korban Tewas Jatuhnya Kereta Gantung Italia Jadi 14 Orang, Termasuk 5 Warga Israel

Senin, 24 Mei 2021 - 07:53 WIB
loading...
Korban Tewas Jatuhnya...
Kereta gantung Stresa-Alpino Mottarone jatuh dari ketinggian 100 meter di Italia, menewaskan 14 orang, Minggu (23/5/2021). Foto/REUTERS
A A A
MOTTARONE - Sebuah kereta gantung jatuh di Danau Maggiore, Italia utara, menewaskan 14 orang termasuk lima penumpang asal Israel . Awalnya, korban tewas dilaporkan sembilan orang.

Kecelakaan itu terjadi pada hari Minggu. Kereta gantung atau cable car Stresa-Alpino Mottarone mengangkut penumpang dari kota resor Stresa ke puncak gunung Mottarone saat kecelakaan terjadi.

Baca juga: Kereta Gantung Jatuh di Italia, Sembilan Orang Tewas

Kereta gantung tersebut terbiasa digunakan oleh wisatawan.

Perjalanan mendaki gunung di situs itu akan memakan waktu 20 menit dan berakhir sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut.

Menurut layanan penyelamatan Alpine Italia, kereta gantung itu berada sekitar 100 meter dari puncak ketika jatuh, menabrak daerah berhutan. Setelah jatuh 20 meter, moda tersebut berguling beberapa kali sebelum berhenti.

Layanan penyelamatan disiagakan sekitar pukul 12.30 waktu setempat.

Para pejabat awalnya mengatakan 11 orang berada di dalam kereta gantung pada saat kecelakaan itu, sembilan di antaranya tewas, tetapi angka itu kemudian direvisi. Korban tewas saat ini mencapai 14 orang, dan diperkirakan ada total 15 penumpang.

Dua anak, berusia sembilan dan lima tahun, diangkut dengan helikopter ke rumah sakit anak di Turin. Anak berusia sembilan tahun itu kemudian meninggal. Sedangkan anak berusia lima tahun menjalani operasi untuk beberapa patah tulang.

Foto dari tempat kejadian menunjukkan kereta gantung tergeletak kusut di tempat terbuka.

“Kami hancur, kesakitan,” kata Wali Kota Stresa, Marcella Severino, seperti dilansir AFP, Senin (24/5/2021).

Kementerian infrastruktur Italia mengatakan kecelakaan itu diduga disebabkan oleh kabel yang putus di dekat bagian atas rute.

Perdana Menteri Mario Draghi telah merilis pernyataan yang mengungkapkan "kesedihan yang mendalam" dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban.

Kementerian Luar Negeri Israel, mengutip otoritas Italia, mengatakan lima warga Israel berada di antara 14 korban tewas. Kelima orang tersebut adalah pasangan Israel yang tinggal di Italia dan putra mereka. Dua orang lainnya adalah pasangan lansia yang berkunjung dari Israel.

Baca juga: Batalion Sepik Siap Perang dengan Indonesia, Ini Respons Resmi PNG

Jalur kereta gantung telah ada sejak 1970, dan baru dibuka kembali baru-baru ini setelah ditutup karena pandemi virus corona.

Fasilitas itu juga pernah ditutup untuk pemeliharaan dan renovasi antara tahun 2014 dan 2016.

Ini adalah insiden kereta gantung terburuk di Italia sejak 1998, ketika kecelakaan lift ski di Cavalese menewaskan 20 orang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Mantan Kepala Staf IDF...
Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel
Rekomendasi
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved